Iklan lagi.. iklan lagi. Rame-ramenya udah lewat sih, tapi aku tetep mo bahas. Pertama kali denger/liat iklan oxygenated water, aku cuma terbengong-bengong ajah. Setauku sih, air emang mengandung oksigen, dan kandungannya cuma bisa sampe batas tertentu, tergantung tekanan parsial oksigen dan temperatur air. Jadi, di tekanan dan temperatur kamar (1 atm, 25C), maksimum oksigen terlarut adalah 8 ppm. Jauh lebih kecil daripada yg diklaim air-air kemasan itu yg rata2 menawarkan 80 ppm.
Here’s the deal. Kalo kandungannya bisa setinggi itu, maka kemungkinannya adalah oksigen tsb dilarutkan melalui proses
bersuhu rendah dan bertekanan tinggi. Apa yg terjadi kalo air tsb kita minum? Pertama, waktu kita buka tutupnya, tekanan dalam botol akan sama dg 1 atm (more or less) shg
oksigen yg ‘dipaksa’ larut akan lepas (kira-kira kaya botol isi softdrink yg dibuka). Mungkin ngga semuanya, kita masih bisa dapet ‘ekstra’ oksigen dikit

Kedua,
andaikan betul kita dapet semua oksigen yg 80 ppm itu,
SO WHAT?! Kita punya paru-paru, yg emang dirancang untuk bernafas/menyerap oksigen di udara yg konsentrasinya
20% (ribuan kali lebih besar daripada yg ada dlm klaim oxygenated water itu). Alat pencernaan kita dirancang untuk menyerap nutrisi, bukan gas terlarut. Dan kalo butuh lebih (karena sdg olahraga misalnya), tinggal tarik nafas lebih dalem & lebih sering. Yang lebih penting :
GRATIS!
Oxygenated water? Mahal. Buang2 duit ajah.. Kalo ingin memperbaiki daya intake oksigen, olahraga lah sodara-sodara… More bout the truth?
Here & here