Archived entries for

Imunisasi kedua

Habis imunisasi BCG + Hepatitis B II hari Kamis lalu, Daud jadi lebih banyak bobo’nya. Biasanya setelah Dhuha sulit sekali tidur lagi, malah kadang sampai jam 4 sore dia baru bobo’ sebentar. Agak mengherankan juga, walaupun… alhamdulillaaaaahhhh… Hehehe. Memang badannya sedikit hangat (pernyataan yang tak boleh ditiru! seharusnya jelas panas-nya itu berapa derajat. perbedaan temperaturnya tidak kentara ya termometer tak digunakan :p) tapi Daud tidak gelisah luar biasa sehingga perlu ditenangkan pakai analgesik-antipiretik. Pas imunisasinya sih dia nangis, kenceng banget! Dan dalam perjalanan pulang jilbabku dia genggam kuat-kuat, mungkin takut diturunin dari gendongan trus ditaro di meja periksa dokter dan disuntik lagi emoticon Lumayan juga kan disuntik 2 kali! Di tangan dan di kaki sekaligus.

Continue reading…

Turut Berbahagia

Alhamdulillah, seorang sahabat menikah hari ini. Sahabat? Hmm, ya setidaknya kupikir beliau sahabatku emoticon Kalaupun beliau tidak memasukkan daku dalam kategori sahabatnya, ya tak apa-apa, biar aku menikmati memiliki sosoknya sebagai sahabat hatiku.

Tanpa diminta, perhatiannya mampir di nilai ujianku yang mengenaskan dan membuatnya menelepon. Sindiran kecil untukku yang masih asik mengobrol kala adzan menggema. Kalimat menghibur yang singkat. Kata penyemangat yang berbekas di hati. Bantuan atas birokrasi sarjana muda kala aku sakit. Yang mana pun, satu-satu kucatat dalam hati, walau ia mungkin tak mengingatnya.

Terima kasih untuk semuanya. Kini layar telah diangkat, dan kapal siap berangkat. Maaf tak dapat menghadiri aqad nikahmu, tak ingin menyusahkan si kecilku walau hati ini ingin hadir. Untai syukur dan doa, semoga ALlah merahmati dan pernikahan kalian penuh berkah.

Baarakallaahu lakum. Wa baraka ‘alaykum. Wa jama’a baynakum fii khaiir.

"Kurelakanmu sepenuh hati, kau tak lagi berhak kumiliki… " *senyum*

Turut bahagiaku pula untuk teman-teman seangkatan di Teknik Kimia ITB ’98, yang memeriahkan deretan ‘pejuang cinta’ hingga hari ini (betulkah sudah 20 orang?). Sampai di siapa kini tropinya ya? Walau namaku ada di sana (sepertinya), tapi bentuknyapun belum kulihat emoticon Selamat menempuh hidup baru temans!

Sabun, Sodium, dan Soda

Sering ya, kita denger iklan pembersih wajah atau tubuh yang bilang, "Bebas sabun (soap-free)" atau "Tidak mengandung sabun". Sebenernya, iklan itu hanya bermaksud bilang bahwa produk itu tidak mengandung NaOH (natrium hidroksida). Belum tentu berarti produk tersebut tidak basa atau memiliki pH (keasaman) netral. Jadi jangan merasa tertipu kalau produk yang dikatakan bebas sabun itu ternyata sifatnya basa. Coba dicek dulu komposisinya, mungkin ada KOH (kalium hidroksida di sana) emoticon

Kalau -mungkin- ada yang belum tau atau tidak memperhatikan, sebenernya sodium itu ya natrium. Hanya sodium itu bahasa barat sono (english, gitu lah), sedangkan natrium itu bahasa baku di kimia. Dan kata sodium ini yang jadi bentuk 'asal' dari beberapa senyawa yang mengandung natrium.

Continue reading…

What A Girl Wants?

No, we’re not going to talk about Christina Aguilera’s sex & romance. I mean, what’s in girls’ mind mostly? What a girl wants?

When I was a girl (was, wasn’t I? I’m a mom now :p), I don’t recall I want a rock body like Beyonce or J-Lo. I didn’t like to wear such clothes which exposes my body (I haven’t wear veil back then and I wasn’t proud of my skinny body). My hubby said I might be the nerd type, and if he met me that time we won’t have the chance to marry cause nerd is just not his type :D I did have a boyfriend, but that didn’t make me to do such make over (make-up, sexy dress, colored hair, high heels, etc). Nor I went to parties, do this&that with my boyfriend (please have your own version, I went only as far as holding hand). Yea.. yea.. I heard that from some of you, "How boring!…"
Continue reading…

Nenek Cerewet

Soal obat, aku emang seperti nenek cerewet. Ngga abis-abis dan panjaaang ngomongnya. Just to point out how important it is, and how ignorant we all can be to our own health. We should be more educated about health and drugs. Ngga punya latar belakang kedokteran sama sekali bukan alasan. Tak ada kata terlambat untuk memulai langkah mendidik diri sendiri. Dan aku bangga untuk bilang bahwa aku adalah pasien yang cerewet. Aku mengharuskan diri untuk bertanya pada setiap kunjungan ke dokter, sesepele apapun itu kedengarannya. Bahkan seringkali pertanyaannya sudah disiapkan dan didiskusikan dengan suami sejak masih di rumah.

Dokter adalah partner kita dalam usaha menjadi sehat (atau mempertahankan kesehatan). Karena partner, maka kedudukan dokter setara dengan kita sebagai mitra. Dokter bukanlah raja yang titahnya menjadi undang-undang. Kita juga bukan budak yang tak punya hak apapun. Dokter juga bukan tukang obat, jadi kita sebaiknya tidak mempertahankan pola pikir bahwa kita datang ke dokter untuk minta obat. Dokter memang bisa memberi resep, namun kita (sebagaimana sang dokter) juga harus menimang apakah obat yang diresepkan tersebut adalah solusi yang tepat bagi masalah kesehatan yang sedang kita hadapi.
Continue reading…



Copyright © 2004–2009. All rights reserved.

RSS Feed. Powered by Wordpress and based on Modern Clix : additional facelift by amYahya