Archived entries for

Serat Bebas Bersyarat

Sudah lihat iklan suplemen serat yang baru? Serat serba bebas, katanya. Tak sepenuhnya betul, sebab suplemen seperti ini biasanya bersyarat: konsumen harus banyak minum.

Apakah aneh? Kalau mengonsumsi suplemen serat dengan tujuan supaya tidak mengalami konstipasi, maka pilihan cara ini tidak efisien.

Serat mengikat sebagian cairan dan makanan yang kita makan. Karenanya, buangan saluran pencernaan tidak terlalu padat dan keras. Banyak serat berarti banyak pengikat air. Sedikit minum berarti sedikit air untuk diserap usus dan diikat serat. Jika ‘rebutan’, tentu ‘menang’ usus karena tubuh kita harus mempertahankan kesetimbangan ion.

Dengan begitu, banyak serat tapi kurang minum juga dapat menyebabkan konstipasi. Untuk menghindari ini, peminum suplemen serat harus banyak minum.

Sejatinya, pencegahan konstipasi tidak dengan minum suplemen serat, memperbanyak minum sudah membantu. Jadi daripada konsumsi suplemen serat yang bersyarat harus banyak minum, lebih baik banyak minum saja tanpa mengonsumsi suplemen serat. Efisien dan lebih murah.

Kenapa buah lebih baik daripada suplemen serat? Karena selain mengandung serat, buah juga mengandung air, vitamin, dan zat fitokimia lain dengan rasa yang enak. Ada serat, ada air. Sesuai dengan yang dibutuhkan tubuh kan?

Dengan argumen tersebut, kelebihan produk -berupa bebas pewarna, bebas tabur (karena tidak berasa), dan bebas gumpal- jadi tidak punya arti apa-apa :mrgreen:

Dehidrasi dan Rehidrasi

Kehilangan 2% cairan tubuh akan menurunkan konsentrasi. Be 100%!

Beserta iklan-iklan lain, mereka menyerukan rehidrasi optimal menggunakan produk yang ditawarkan. Dari orang kantoran, mbak-mbak yang sedang shopping, sampai mas-mas yang sedang main golf -bahkan yang mau tidur- semua ‘diancam’ dehidrasi. Semudah itukah kita mengalami dehidrasi?

Secara ringkas, dehidrasi adalah keadaan ketika air yang keluar lebih banyak daripada yang masuk ke tubuh. Dehidrasi ringan -sebanyak 1-2% berat tubuh- memberi tanda berupa:

  • Sangat haus
  • Mengantuk atau merasa sangat lelah. Bila terjadi pada anak-anak, mereka menjadi tidak seaktif biasanya
  • Mulut kering
  • Menurunnya frekuensi berkemih (8 jam atau lebih tanpa kencing)
  • Lemah otot
  • Sakit kepala
  • Pusing atau tubuh terasa ringan (lightheadedness)

Sedangkan dehidrasi berat -kehilangan cairan sebanyak 9-15% berat tubuh- adalah kondisi darurat medis dan dapat mengancam jiwa, Continue reading…

Heavy Maintenance

We are under heavy maintenance, people. So to prevent you from being disappointed, keep reading this blog from your feed reader only. Don’t come here for a while. Don’t worry, we go full feed now.

Thank you ARS for the notification of the chaos in this blog. No, I still don’t need that shoutbox. Because you can give me comments on my post or just write me an e-mail :mrgreen:

Thank you my dear, for fixing all the bugs here. Sorry for not being able to help. I wish you’re here so a little smooch might brigthen up the day :wink: Happy birthday, hunny.

A Week with Rubella, Thank You

Yea yea… another plea. Excuse. OK, I’ll confess.

I was ill. Bad flu. Or not. Well, I THOUGHT it was a flu. 3 days later I found out that it was rubella virus. Not dangerous, if you’re not in pregnancy. But the sore throat seemed ready to kill me slowly.

So what kind of thing I was dealing with? Rubella. I told you. The sore throat? Here, when you got infected by those tiny creatures, your body will fight. Some of the army will post on your tonsil. And when they are fighting, your tonsil will get swollen, red, hurt, and you might have difficulty swallowing. There, got it?

Sometimes rubella is known as German measles, but the word "German" has nothing to do with the country. The name likely comes from the Latin term "germanus" meaning "similar." Indeed, rubella and measles (rubeola) share some characteristics, but they’re caused by different viruses.

Rubella and measles are both contagious viral infections best known by the distinctive red rash. However, rubella is neither as infectious nor usually as severe as measles, which is why rubella is also called three-day measles.

There is one important notice: If a pregnant woman contracts rubella, especially during her first trimester, the virus can cause death or serious birth defects in the developing fetus.

Gladly, no pregnant woman I met during this illness. In fact, I’m the only one who got sick here. "They exist around us, the attack depends on your immunity level," a doctor said to me. My baby? Thanks to the antibody in breastmilk, he’s perfectly fine and healthy. Continue reading…

Basmi Kuman Salah Tempat

Bergaya hidup sehat jelas perlu. Menjaga kebersihan itu harus. Tapi ketakutan berlebihan terhadap kuman jelas tidak perlu.

Anda mungkin bermasalah dengan kuman jika ketombe yang anda alami disebabkan oleh bakteri. Tapi jika ketombe tersebut timbul akibat perubahan ‘peredaran’ hormon, maka berpuluh sampo tak akan membantu.

Sekarang ada sampo anti-kuman. Sungguh tak perlu. Sampo itu hanya akan membasmi kuman saat sampo menerpa rambut. Toh ketika selesai keramas, kuman dari handuk dan udara akan dengan manis bertengger kembali di rambut.

Bagaimana dengan sabun antiseptik? Ternyata kita juga tidak membutuhkannya. Sabun macam ini cocok digunakan oleh mereka yang daya tahan tubuhnya rendah atau mengalami kelainan sistem kekebalan.

Orang normal seperti mayoritas kita hanya memerlukan antiseptik kala ada luka terbuka, sebagai pencegahan agar si penyebab tetanus tidak berbiak di sana. Bahkan ibu yang baru melahirkan dan beroleh luka jahitan pun tidak perlu mendapat kompres larutan antiseptik asalkan rajin membersihkan lukanya dengan sabun biasa dan air bersih setiap kali berkemih atau buang air besar.

Kuman ada di mana-mana. Mayoritas bersifat non-patogenik alias tidak berbahaya (walau tidak menguntungkan). Tentu ada perbedaan dalam jumlah kuman antara rambut yang baru dikeramas dengan yang seminggu lebih tidak dicuci.

Continue reading…



Copyright © 2004–2009. All rights reserved.

RSS Feed. Powered by Wordpress and based on Modern Clix : additional facelift by amYahya