Rotten Tree(s) In The Forest
Mengamati komentar berbagai pihak terhadap tulisan teman-teman yang mengusung tema Indonesian Bloggers Condemn Israel, saya mendapati adanya komentar tertentu yang sifatnya sangat emosional.
Terlepas dari sikap mendukung atau anti, biasanya komentar emosional ini bikin tak enak hati. Bikin alis bertaut, dahi berkerut makin dalam, hati rada panas, otak sibuk cari 'pembalasan', dan jari gatal ingin mengetik komentar balasan.
Nah, saya tidak ingin berkomentar apalagi membahas tema Israel. Teman-teman lebih fasih dalam mengemukakan pendapat, latar belakang, dan sumber sejarah yang dijadikan referensi. Biarlah tulisan saya berfokus pada tema yang dijadikan tagline bananaTalk: health, parenting, love, and life. Motherly. Saya akan menulis secara umum saja.
Hate mail
Tak sering memang saya menerima hate mail atau komentar yang lebih cenderung mengolok daripada mengajak diskusi dengan kata-kata atau 'perilaku' yang baik. Untunglah. Tapi ini juga menyebabkan saya kurang belajar, lalai untuk belajar dari teman blogger lain yang membahas topik 'panas' yang mengundang komentar emosional dari beberapa pihak. Saya lengah untuk memperhatikan, bahwa jalan paling baik untuk menanggapi komentar seperti itu adalah dengan tidak menanggapinya.

