Archived entries for

Istilah Rancu di Dunia Kosmetik

Iseng-iseng berhadiah, saya mengulik-ulik arsip FDA tentang kosmetika. Dan saya dibuat tercengang oleh beberapa di antaranya. Betapa lugunya saya!

Berikut adalah beberapa istilah yang (mungkin) sudah umum dikenal konsumen, tapi tahukah anda apa yang dimaksud?

Kosmetik

Ini tentu yang paling penting, karena menjadi subyek pembicaraan. Menurut Sec. 201(i) FD&C Act, kosmetik adalah:

Produk, terkecuali sabun, yang dimaksudkan (intended) untuk dipaparkan ke tubuh manusia dengan tujuan membersihkan, mempercantik (beautify), meningkatkan daya tarik, atau memperbaiki (alter) penampilan.

Intended sendiri menurut definisi hukumnya adalah penggunaan yang didasarkan/terbatas pada pernyataan/petunjuk pemakaian di label produk. Sedangkan label didefinisikan sebagai informasi yang ditampilkan dalam bentuk tulisan atau gambar.

Continue reading…

On e-book project

I told my husband that I was sooooo jealous on some bloggers I found. They have published around 8 books and still going on! Darn! And I'm still stuck here.

Then he got the idea of making an (one, for a start) e-book of bananaTALK. Arif from DMR had advised the similar thing, although on another topic. But, as I got various ideas from non-commercial sites, I think it would be better if this e-book be provided free. There will be some requirements, but no payment needed. At least, not for me :)

And now I would like to ask YOU, bananaTALK readers, to give me some cents. Any advice? Please, write yours here.

Adding Me on Friendster

Teman-teman pembaca yang terhormat, izinkan saya narsis sebentar. Bentaaaarrr… aja. Untuk yang tidak punya akun Friendster (dan tidak berniat punya), posting ini gak penting kok. Dilewat juga gak papa. Tapi sebaiknya sih baca juga.

Gini…

Seperti anda semua lihat, saya punya akun Friendster (lihat kan? di sidebar itu lho!). Tidak ada yang istimewa dengan itu. SBY aja punya :D Yang sedikit mengganggu adalah ketika ada yang ingin menambahkan saya ke dalam daftar temannya tapi tidak ingin repot berkenalan dulu.

Continue reading…

Yang Penting tentang Pelembap

Biasanya bahasan macam begini munculnya di halaman majalah wanita (Ada yang langganan? :p ). Terkesima juga waktu melihat bahasan ini muncul di Mayoclinic. Artikel aslinya ada di sini. Tulisan diterjemahkan dengan tambahan (penting ataupun tidak) di sana-sini.

Fungsi utama pelembap tentu sesuai namanya: melembapkan. Tapi tidak sampai di situ saja. Pelembap juga dapat melindungi kulit yang sensitif, memperbaiki warna dan tekstur kulit, dan menyamarkan ketidaksempurnaan (misalnya noda atau bekas luka).

Sekarang banyak beredar produk yang mengklaim dapat melakukan apa saja yang diinginkan wanita (Hah, bisa gak ngerjain kerjaan rumah gue? :D ). Melembutkan, meremajakan, menghilangkan noda, mengurangi kerut, mencerahkan, mengencangkan, dan seterusnya. Tapi benarkah satu botol pelembap (atau corrector, kata suatu produk) dapat memenuhi semua tuntutan itu?

Continue reading…

Kesalahpahaman Seputar Imunisasi

Setidaknya ada sepuluh sebelas kesalahpengertian yang dapat 'membimbing' para orangtua sehingga mempertanyakan kebijakan imunisasi. Sila disimak. 

  • #1: Karena pemeliharaan kesehatan dan sistem sanitasi yang kini semakin baik, penyakit sudah mulai menghilang dari muka bumi sebelum vaksin diperkenalkan.
  • #2: Kebanyakan orang yang sakit adalah yang telah diimunisasi.
  • #3: Ada jenis vaksin tertentu yang memiliki efek samping dan menyebabkan kematian, lebih banyak dibandingkan jenis vaksin lain. Para orangtua sebaiknya menghindari vaksin tersebut dan tidak mengizinkan anaknya untuk mendapat vaksin tersebut.
  • #4: Vaksin dapat menyebabkan efek samping yang berbahaya, bahkan kematian, dan dapat mengakibatkan efek jangka panjang yang tidak kita ketahui.
  • #5: Vaksin DTP dapat menyebabkan sindrom bayi-meninggal-mendadak (sudden infant death syndrome, SIDS).
  • #6: Penyakit yang dapat dicegah oleh imunisasi telah hilang, sehingga anak tak perlu lagi divaksinasi.
  • #7: Memberikan vaksin lebih dari satu dalam satu waktu dapat meningkatkan risiko efek samping yang membahayakan dan dapat membebani sistem kekebalan tubuh.
  • #8: Vaksin cacar air (varicella) tidak diperlukan karena cacar air tidak berbahaya.
  • #9: Vaksin dapat menyebabkan autisme.
  • #10: Vaksin Hepatitis B dapat menyebabkan masalah kesehatan kronis, termasuk multiple sclerosis.
  • #11: Thimerosal dapat menyebabkan autisme: Terapi kelasi (chelation, penjelasan dari Quackwatch di sini) dapat menyembuhkannya. 

Continue reading…



Copyright © 2004–2009. All rights reserved.

RSS Feed. Powered by Wordpress and based on Modern Clix : additional facelift by amYahya