Anda Sopan, Kami Segan
Yang ditunggu tak juga memberi tanggapan. Ya sudah.
Seperti saya katakan kemarin, semua berawal dari laporan statistik bananaTALK. Tulisan saya berjudul Iklan Vitamin C dan Kisah di Balik 1000 mg Vitamin C secara tandem rupanya beredar dari milis ke milis.
Tanpa HTML
Mungkin karena pengaturan pada e-mail client yang digunakan, semua kode HTML pada tulisan tersebut terlucuti. Yang tersisa adalah plain text.
Contohnya adalah yang termuat oleh IDAI di blogspot, sedangkan contoh lain bisa dilihat di arsip milis SMA 1 Bekasi (entah awalnya dari mana, karena sudah dalam bentuk 4 kali forward). Yang kedua ini sopan sekali, karena disclaimer saya turut disertakan
Berhubung penasaran, saya pakai Google untuk mencari sepotong kalimat yang ada di arsip bananaTALK. Selain menghasilkan taut-taut ke milis (tempat tulisan saya beredar itu tadi), ada pula beberapa laman yang tidak mampir ke laporan statistik.
Setelah saya hampiri halaman tersebut, tahulah saya sebabnya. Ini beberapa di antaranya (selain permalink yang rusak):
Utuh tanpa lacak-balik
Mulai dari bagian ini dan selanjutnya, yang menjadi 'sengketa' (halah, siapa pula yang berebutan) adalah artikel Alami Tak Selalu Aman.
Pada kasus ini, tulisan saya ditampilkan dengan kredit:
Ditulis oleh sdri Lita Mariana, pemerhati masalah produk kesehatan serta isu medis yang mungkin mempengaruhi kehidupan sehari-hari.
Yep, that's my Friendster account. Bisa dilihat di Total Wellness (dengan slogan 'Together We Fly', sounds familiar?
) dalam judul Alami Tidak Selalu Aman.
Kenapa Friendster? Padahal kalau bisa 'memungut' tulisan dalam keadaan HTML yang utuh DAN tahu profil Friendster saya, berarti setidaknya 'pemungut' (aduh, bahasa sopannya apa, ya?) pernah datang ke bananaTALK.
Update 11 Desember 2006: Ah, postingnya sudah dihapus, ternyata. Kenapa? Gak seru ah!
Lacak-balik berupa teks
Di LNI community, tulisan saya tampil dalam bentuk stripped, alias semua pranala ke luar hilang. Kalau melihat dari bentuknya, saya duga tulisan tersebut hasil terusan, entah dari mana.
Tertulis:
Sumber: http://lita.inirumahku.com/health/lita/alami-tak-selalu-aman/
Tanpa kredit, tanpa lacak-balik, tanpa HTML
Ngga papa deh, kalau cuma 3 hal ini mah. Tapi mohon jangan diberi footer:
Copyright (c) 2006 Lion Network International. All Right Reserved.
Pak Radik Setyawan mengirim tulisan saya ke milis TamanBintang (arsip) seminggu (6 November 2006) setelah tanggal publikasi di bananaTALK.
Tak hanya ke milis TamanBintang, pak Radik juga memasukkan tulisan yang sama ke forum TamanBintang di Nabble. Di hari yang sama.
Kedua tulisan tidak mencantumkan sumber dan pranala ke luar (yang sebenarnya adalah ke artikel yang saya jadikan referensi) -kecuali satu, yang ke laman milik pemerintah Kanada-, dan menyertakan… ya betul; Copyright yang dipegang oleh Lion Network International.
Update 11 Desember 2006: Kedua tulisan tentang vitamin C yang saya sebutkan pertama kali ternyata juga terpajang di Wikimu, disetor oleh mbak Melinda.
No credit nor source mentioned, mbak Melinda? (Solved, explained on the commenting system)
Tidak ada sentimen pribadi
Berpegang pada prinsip menghormati karya, saya tidak membedakan reaksi berdasarkan siapa pelakunya. Muslim atau non-muslim, saya tidak peduli. MLM atau tidak, bukan urusan saya. Yang jelas, saya merasa tulisan saya dimuat dengan pengakuan hak milik yang diklaim oleh pihak lain.
Hak yang saya pegang
Kalau-kalau banner Creative Commons yang terpasang di sini belum anda mengerti maksudnya, mari saya bantu.
You are free:
- to copy, distribute, display, and perform the work
- to make derivative works
Anda bebas untuk:
- menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan… (eh, di bananaTALK belum ada work yang bisa di-perform)
- membuat karya turunan (maksudnya, melakukan pengembangan berbasis pada karya yang dimuat di sini)
Lho, jadi yang pak Radik lakukan tidak salah dong?
Tunggu dulu. Ada syaratnya:
Attribution. You must attribute the work in the manner specified by the author or licensor.
Sebutkan sumbernya. Anda harus mencantumkan sumber seperti yang diinginkan oleh pembuat karya. (dalam dunia blog, sudah jadi kesepakatan umum untuk mencantumkan sumber dalam bentuk permalink karya awal).
Noncommercial. You may not use this work for commercial purposes.
Non-komersial. Non-profit. Anda tidak diperkenankan menggunakan karya kami untuk kepentingan yang mendatangkan keuntungan. (Corporate imaging, iklan, ulasan produk, artikel yang secara langsung atau tidak langsung mengiklankan suatu produk, pokoknya yang ujung-ujungnya duit lah, anda tahu kan?)
Dari mana saya berkesimpulan bahwa e-mail tersebut dapat bersifat komersial? Dari footer e-mail itu juga:
1. Anda ingin meningkatkan Motivasi, Produktifitas dan Kualitas Pelayanan Karyawan Anda ?
2. Anda mencari Narasumber / Pembicara tentang …
3. Anda mencari Penasihat Karir, …
4. Anda ingin menghilangkan Hambatan Sukses Anda seperti Insomnia ? Trauma ? …Testimonies di Majalah xxx, September 2005, hal. 52.
*****
Hubungi Sdr. Iwan di: (021) 557 sekian sekian sekian sekian
*Asli panjang banget footernya. Ini saja sudah saya potong banyak :p *
Jika dari kedua syarat tersebut perbuatan pak Radik masih diperbolehkan (apapun jurus pembelaan jitu yang anda berikan untuk saya), ini syarat ketiga:
Share Alike. If you alter, transform, or build upon this work, you may distribute the resulting work only under a licenseidentical to this one.
Bolehlah pakai tulisan saya. Susun tulisan yang baru berdasarkan tulisan yang anda pilih. Distribusikan sesuka anda. Tapi ingat, anda juga harus 'melepas' karya anda dengan persyaratan yang sama dengan karya asal: boleh diubah, disusun ulang, dan dijadikan dasar bagi karya baru. TIDAK BOLEH diakui sebagai hak milik penuh (all rights reserved).
Kenapa saya pilih model hak yang ini? Dan bukan yang 'no derivatives' alias tidak diperbolehkan untuk mengubah dengan cara apapun?
Karena saya ingin tulisan saya bisa dipakai oleh orang lain. Ya dengan syarat hasil pemakaian tulisan saya itu juga boleh dipakai oleh orang lainnya lagi.
Menghindari kecelakaan
Hal ini cukup jadi pelajaran saja. Mohon tidak memperluas masalah ke luar topik (jangan gugat-menggugat MLM di sini dong, ah).
Adalah sangat mungkin, semua kejadian yang saya ceritakan hanyalah akibat ketidaksengajaan, ketidaktahuan, dan sejenisnya (semoga bukan karena abai). Bagaimana supaya hal ini tidak terjadi pada karya anda? Dan bagaimana supaya anda tidak merugikan empunya karya asli?
Berkaca pada kasus ini, hindari penggunaan footer berupa 'copyright', kecuali anda tidak pernah mengirim karya yang bukan karya anda sendiri.
Jangan lupa cantumkan sumber. Tidak ada kompromi. Sedikit atau banyak, terinspirasi, satu paragraf atau bahkan keseluruhan, milik orang lain tetap milik orang lain. Jangan diaku hak pribadi.
Umumkan kepemilikan anda. Banner 'Jangan asal copy-paste', rujukan ke Creative Commons yang digunakan, atau sekalian saja beri cap 'All rights reserved' untuk segala yang ada di laman anda. Terserah mau pilih yang mana.
Jangan beri kesempatan terbuka bagi 'pemungut'. Kejahatan ada karena niat dan kesempatan, begitu kata bang napi
Jangan diamkan. Kalau memang itu hak anda, tuntut. Jangan biarkan budaya plagiat tumbuh subur dengan mendiamkan apa yang seharusnya bisa anda cegah/lawan. Tak harus milik sendiri saja. Membantu orang lain -yang anda tahu sebagai pemilik karya asli- akan besar artinya, andai saja anda tahu
Sekian. Ganjalan sudah hilang. Sekarang saya bisa tidur dengan tenang. Permisi…


beginilah nasib si penulis artikel hebat. tulisannya menyebar sampe kemana-mana
sebagaimana pancaran sinar yang kian jauh, sumbernya pun semakin meredup dan akhirnya hilang.
selamat tidur! jangan bosen2 bikin tulisan bagus.