Kepengen vs Tekad

Duh, tadi malem tidur jam 1 lebih (eh, udah keitung pagi yah?)… Padahal udah di tempat tidur sejak 21.30, tapi cuma gelundung sana-gelundung sini.. Mata sih mau diajak merem, tapi kalo otakku asik mikir macem2 kan ngga bisa tidur juga jadinya. Bukan utang, bukan rencana sekolah lagi, bukan anakku (yg kukangeniiiiinnnnn), bukan hal yang penting & mendesak lah… Tapi ya itu seperti kata Heri, kalo ada ide trus ga ditulis, rasanya mengganjal.

"Lalu kenapa ngga bangun aja trus nulis?" Soalnya, aku bertekad pengen menghentikan kebiasaan tidur menjelang pergantian hari! Sejak punya akun matrix, jadi sering melek sampe tengah malem nih. Kan bangunnya sering jadi kesiangan…. So, walaupun pikiranku mendesak-desak untuk memuntahkan isinya, aku tetap bertahan untuk stay on bed. Hasilnya ya begitulah, tetep aja tidur jam segitu hihihi…

Untuk mencegahku bermimpi yang ngga-ngga karena penasaran punya ide ngga ketulis, akhirnya kuambil hp, cari menu ‘notes’ dan kuketik semua yg pengen kutulis biar ngga kelupaan, trus di ‘post’ di wallpaper. Jadi deeehhhh… Dan pagi hari saat kubangun awal, aku siap untuk MENULIS! Banzaai!

Daaannn… jadilah 2 posting pagi ini. Selamat menikmati! 

Mail this post to friend : E-Mail This Post/Page

RSS feed | Trackback URI

Comments »

No comments yet.

Name (required)
E-mail (required - never shown publicly)
URI
Your Comment (smaller size | larger size)
You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong> in your comment.

! Disclaimer

bananaTalk is a personal site in the form of weblog.

NOTHING contained in this site is or should be considered, or used as a substitute for, medical advice, diagnosis or treatment.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 3.0 Unported License.

»

aSide Notes

RSS
» 

Saya tidak terbiasa masak dan tidak bisa masak hingga menjelang menikah. Bahkan setelah menikah pun (dan sampai saat ini) masih sering gagu kalau berurusan dengan masak.

Kesukaan baru timbul belakangan, itu pun rasa yang dihasilkan tidak selalu selaras dengan minat :p

Jadi siang ini saya sedang berbincang sebentar dengan murid saya via instant messaging, saat murid saya ini pamit karena ibunya menyuruhnya masak. Spontan saya 'berseru' kagum, "Wah hebat ya, kamu keren bisa masak".

Jawaban murid saya ini cuma "Masak sih biasa". *sementara yang di seberang sini sudah gdubrak gulung-gulung jleb jleb jleb…

 (2)

FireStats icon Powered by FireStats