On e-book project

I told my husband that I was sooooo jealous on some bloggers I found. They have published around 8 books and still going on! Darn! And I'm still stuck here.

Then he got the idea of making an (one, for a start) e-book of bananaTALK. Arif from DMR had advised the similar thing, although on another topic. But, as I got various ideas from non-commercial sites, I think it would be better if this e-book be provided free. There will be some requirements, but no payment needed. At least, not for me :)

And now I would like to ask YOU, bananaTALK readers, to give me some cents. Any advice? Please, write yours here.

Mail this post to friend : E-Mail This Post/Page

RSS feed | Trackback URI

32 Comments »

Comment by fisto
2006-12-24 12:10:05

yup, it would be good if it’s free…but if someone wants to read the e-book, he/she needs to be registered….or you can develop a donation system…. :P

 
Comment by Hedi
2006-12-24 14:22:29

Registered User, that’s all. That’s great for you to know your visitor database :)

 
Comment by acha
2006-12-24 16:44:42

nice comments above, tapi menurutku lebih baik kaya’ konsepnya ilmu komputer aja, mba. Gratis yang bener2 gratis. Ngga perlu daftar segala. kadang kita malas untk daftar. klo pun daftar pake email khusus.

Cuma saja syaratnya klo ingin menyebarkan harus mencantumkan penulisnya. dan ngga boleh dikomersilkan tanpa izin peulisnya.

 
Comment by wadehel
2006-12-25 01:04:15

Sedikit tentang memberi secara gratis…
Jeleknya: Tidak mendapatkan keuntungan dari penjualan. Orang juga cenderung kurang menghargai barang gratisan. Beberapa orang kurang ajar mungkin malah menjualnya untuk kepentingan pribadi.
Baiknya: Siapapun bisa ikut baca dan mengambil manfaat tanpa harus membeli. Anda bisa memberi pencerahan kepada sebanyak-banyaknya manusia. Alam juga pasti akan memberi balasan yang setimpal dengan caranya sendiri.

Jadi requirementsnya… Selain selalu menyebut sumber setiap kali mengutip. Sebelum membaca  user juga HARUS mendoakan penulisnya, supaya selalu sehat, semakin kaya raya, dan semakin rajin menulis pengetahuan-pengetahuan berguna… yang nantinya bisa dibagikan lagi secara gratis :D

*ngeblog*

 
Comment by fulan
2006-12-25 01:52:13

sharing … sharing,
Ndukung free eBook, kalo boleh tau outputnya format apa mbak?
Saya pernah bikin beberapa, tapi belum sreg, barangkali lewat ini ada tambahan ilmu, … freeware kan? :)

 
Comment by galih
2006-12-25 19:53:22

When I’ve written an e-book about Java Programming and have decided to publish it for free, I just put it on my homepage and let everyone download it. But, just for my fun, I keep on records who have downloaded my book, such as ip address, browser, and so on. So standard, but, there is a different feel when I see my counter grow up everyday.

Ganbatte.. ma’am!!!

 
Comment by ambar
2006-12-25 23:26:11

saya udah nyoba e-article dan lumayan juga sambutannya. Memang harus ikhlas luar dalam kalau membuat e-book. Siap dengan kemungkinan buruknya. Tapi untuk kemaslahatan banyak umat saya memilih ini. Terusin aja..

 
Comment by kenji
2006-12-25 23:51:55

hurai hurai
bu lita mulai bikin e-book :D

 
Comment by mBu
2006-12-26 09:44:17

Dukungan kan terus mengalir mbak.. :)
Good luck yach..

PS: Yeah, I think the requirements of let people fill in a guest book (not register) would be appropriate. Have you decided what license to use? Attribution-NonCommercial-NoDerivs 2.5 might do..

 
Comment by hericz
2006-12-26 12:53:31

Aku malah sedang agak ‘prihatin’ nih mbak, kok sekarang milis2 blogger pada mbahas cara bikin buku. Seminar blogger, yang jadi pembicara penulis buku dan semacamnya.

Aku khawatirnya kalau nantinya ‘bikin buku’ dianggap sebagai puncak prestasi blogger. Atau, kalau mau bikin buku, ya bikin blog dulu.

Yah, memang sama-sama nulis sih.

Biarlah blog tetap menjadi blog dengan sifat2nya yang online.

Tapi kalau mbak lita mau nulis buku, ya aku mendukung sih.. hihihhi

 
Comment by Lita
2006-12-26 13:12:29

Fulan
.pdf will do.

mBu
Ya, I’d chosen the license I will use. The one you mentioned :)

Hericz
Ya tergantung motivasi bloggingnya. Kalau ’setelan’ awal bloggingnya memang untuk bisa bikin buku, penanda capaiannya ya buku toh.

Aku setuju denganmu, blog tetap jadi blog. Dan buku tetap buku. Mereka punya ‘jalur’ dan aturan mainnya sendiri-sendiri.
Makasih dukungannya, Her :)

ALL
Thank you for the support!

 
Comment by nYam
2006-12-26 14:10:25

bikin buku aja Mbak…..tar aku antre tandatangan juga ya. skalian kopdar ^_*

 
Comment by Guntar
2006-12-26 14:42:28

Saya pikir perihal penting dari pengkonversian tulisan blog dalam bentuk lain adl agar bisa lebih banyak orang yg merasakan cipratan hikmah & pencerahan darinya. Untuk itu, saya lebih menganjurkan agar bukunya dibikin dalam bentuk cetak konvensional aja. Alangkah baiknya bukan bila para ibu2 dan siapapun yang belum dapatkan akses internet secara rutin dapat mengunyah tulisan2 mbak Lita.

Dan tentunya saya mendoakan agar apa2 yg mbak Lita upayakan bisa menjadi amalan yg terus mengalir, yg bisa jadi penolong di alam kubur nanti. Amin ^_^

 
Comment by Irma Citarayani
2006-12-27 08:18:11

wah kalau aku sih pengennya free2 aja lit, wong yang free aja kadang kala ga bisa di akses tiap saat, apalagi kalau nanti musti pake requirements segala. yah, kalo requirementnya diawal aja sih ga papa (misalnya dgn cara register diawal aja), tapi kalau tiap akses tulisanmu musti repot dgn semua requirements…duh cipi di :D

 
Comment by Luthfi
2006-12-27 09:05:00

*mode lugu on*
:-)

 
Comment by Lita
2006-12-27 09:32:39

nYam
Maunya begitu…
*ngelamun lagi nandatangan buku buat nYam*
Eh, kopdar kan gak mesti nunggu buku dong! ;)

Guntar
Mas Guntar yang baik, kendala besar untuk menyusun buku yang dicetak adalah DANA. Kalau saya punya dana pribadi, bikin buku sendiri bukan hal yang sulit. Tapi saat ini pilihan ini tidak layak dicoba.

Jalan lain membuat buku adalah melalui penerbit. Ini juga jalannya tidak singkat, ditambah waktu yang juga tidak sebentar.

Bukannya tidak ingin. Justru dengan membuat e-book ini, saya berharap dapat menciptakan peluang untuk menerbitkan buku (cetak) karangan saya sendiri. It’s just a milestone, not the destination itself :)

Terimakasih untuk masukannya. Saya anggap itu dukungan luar biasa agar saya lebih giat berusaha mewujudkan buku (cetak). Dan tentu saja, terimakasih atas doanya :)

Irma
Free untuk bebas atau free untuk gratis nih? Kalo gratis, kan emang mau gratis alias gak bayar.

Ya ngga tiap akses lha mbak. Blog ini dan e-booknya kan beda prosedur nantinya. Kalem aja :)
Ngga akan bikin cipi kok :D

Luthfi
Lucu tapi belagu?
*nangkis sendal jepit*

 
Comment by Eep
2006-12-27 17:28:38

mba Lita.., serius mau terbitin bukunya dalam bentuk hardcopy alias buku..?
saya menunggu kontak anda… serius..

 
Comment by Lita
2006-12-27 23:14:10

Eep
Serius pangkat dua, om :)

Berhubung Speedy sedang tidak bisa menjangkau server di luar Indonesia, saya kesulitan mengakses eepinside, dan saya khawatir email saya tidak sampai (sudah dikirim), ini no. hp saya: 0815-90xxxxx.
Berhubung om Eep sudah menghubungi saya, nomor tersebut saya simpan kembali :)

 
Comment by pandri
2006-12-28 14:22:01

mba lita, udah ndak sabar nih nunggu edisi perdananya. tapi kalau nanti saya beli bukunya, minta tanda tangannya yah mba? :)

 
Comment by buchin
2006-12-29 02:14:36

kendala besar untuk menyusun buku yang dicetak adalah DANA. Kalau saya punya dana pribadi, bikin buku sendiri bukan hal yang sulit. Tapi saat ini pilihan ini tidak layak dicoba.

kurasauntuk saat ini dana bukan masalah Mbak Lita. Coba lihat lulu.com. Saat ini disebut “self publishing”. Mbak bisa menerbitkan buku mbak di situ. Gratis. Hak cipta tetap pada Mbak Lita. Mbak mendapatkan ISBN selayaknya book author. Bisa dijual, bisa gratis.
Bahkan support juga terhadap buku yang dicetak. Lulu benar-benar flexible. Saya belum mencoba tetapi dari dulu sudah ada niat untuk menerbitkan buku saya di sana.

 
Comment by Lita
2006-12-29 07:32:47

Pandri
Sabar aja dulu, kalau begitu. Masih dalam tahap kompilasi nih :) Yang mengurusi perwajahan dan desain masih jungkir balik sibuk dengan pekerjaannya sendiri :p

Tandatangannya mau di mana? Di buku saja atau perlu di-tato-kan?
*nyengir-nyengir iseng*

Buchin
Iya, pak, saya juga sudah dengar tentang Lulu.
Mengenai biaya, memang saya tidak keluar biaya apa-apa. Tapi untuk pembeli, harga dimulai dari 4,5 dolar (40ribuan) saya rasa kemahalan. Dan itu belum ditambah biaya per halaman. Hiks, saya kasihan :p
*saya pakai standar kocek saya sendiri*

Anyway, I really appreciate your advice. I might try it, though. Who knows there are people who’s willing to pay more. For a premium design and extra articles maybe? :wink:
Thank you again :)

 
Comment by Eep
2006-12-29 08:08:11

Om deui Om deui…
wakakakakakakakakakaka
meni geuleuh…

 
Comment by helgeduelbek
2006-12-29 16:45:28

Weh Ladhalah… ini mbahas mau nerbitin buku apa yah…
Kalau buku tentang pisang udah banyak loh… hehehe.

 
Comment by Lita
2006-12-29 19:07:44

Eep
Itu ditulisnya sebelum saya SMS sampeyan, om… eh, mas :D

Helgeduelbek
Doh, susah ya namanya. Pak Urip saja ya :p

Bukunya bukan tentang pisang. Nyaris ngga ada hubungannya dengan pisang, malah :D

 
Comment by manusiasuper
2007-01-03 14:19:52

Telat.. Telat…
Tapi tetap, MENDUKUNG GRATISISME!!!

 
Comment by icha
2007-01-04 20:58:52

yang namanya sekolah untuk ortu emang nga ada sampe sekarang. sementara kita dituntut menjadi ortu yang the best. padahal menjadi dokter and insinyur tuh pasti ada sekolahnya.. so being a good parent you have learn..learn as much as you can till you die..

 
Comment by Lita
2007-01-06 14:21:06

Manusiasuper
Gratis, tapi bukannya tanpa syarat lho ;)

Icha
Mbak Dini memberitahu saya, bahwa sekarang ada lho pelatihan orangtua (parenting course). Ya bukan sekolah sih, setidaknya ada ‘bantuan’ hehehe…

Bagaimanapun, setiap keluarga memang unik. Jadi pelatihan tersebut hanya bisa membantu memberikan ide, bukan mengarahkan keluarga itu sendiri. Seperti halnya semua pelatihan kepribadian yang belakangan ini semakin banyak saja :)

 
Trackback by the Days After
2007-01-25 12:59:17

eBook

bananaTalk apaan sih?

 
Comment by panca
2007-03-04 23:34:43

hi
i interest about your plan about make some free ebook. can u describe about the ‘free’ ?

Comment by Lita
2007-03-05 10:59:03

Free as in ‘I don’t ask you to pay some money for me’. But there will be some conditions applied, of course.
We have our own reason for this, and it’s NOT money. I will find another way to make money. Maybe from other e-book project, or printed books, but not bananaTALK’s e-book.

 
 
Comment by ali
2007-05-02 14:25:04

it’s good for student, who want to find the book that not sell in book store but suggest me not computer book only, how obut other ook like food, healt, or tourism / hotel.
may god bles you

 
Comment by Tata
2007-05-07 21:18:36

Soal ebook, kalau diperlukan, saya mudah-mudahan bisa bantu sekemampuan saya.

 
Name (required)
E-mail (required - never shown publicly)
URI
Your Comment (smaller size | larger size)
You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong> in your comment.

! Disclaimer

bananaTalk is a personal site in the form of weblog.

NOTHING contained in this site is or should be considered, or used as a substitute for, medical advice, diagnosis or treatment.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 3.0 Unported License.

»

aSide Notes

RSS
» 

Saya tidak terbiasa masak dan tidak bisa masak hingga menjelang menikah. Bahkan setelah menikah pun (dan sampai saat ini) masih sering gagu kalau berurusan dengan masak.

Kesukaan baru timbul belakangan, itu pun rasa yang dihasilkan tidak selalu selaras dengan minat :p

Jadi siang ini saya sedang berbincang sebentar dengan murid saya via instant messaging, saat murid saya ini pamit karena ibunya menyuruhnya masak. Spontan saya 'berseru' kagum, "Wah hebat ya, kamu keren bisa masak".

Jawaban murid saya ini cuma "Masak sih biasa". *sementara yang di seberang sini sudah gdubrak gulung-gulung jleb jleb jleb…

 (2)

FireStats icon Powered by FireStats