I told my husband that I was sooooo jealous on some bloggers I found. They have published around 8 books and still going on! Darn! And I'm still stuck here.
Then he got the idea of making an (one, for a start) e-book of bananaTALK. Arif from DMR had advised the similar thing, although on another topic. But, as I got various ideas from non-commercial sites, I think it would be better if this e-book be provided free. There will be some requirements, but no payment needed. At least, not for me
And now I would like to ask YOU, bananaTALK readers, to give me some cents. Any advice? Please, write yours here.



yup, it would be good if it’s free…but if someone wants to read the e-book, he/she needs to be registered….or you can develop a donation system….
Registered User, that’s all. That’s great for you to know your visitor database
nice comments above, tapi menurutku lebih baik kaya’ konsepnya ilmu komputer aja, mba. Gratis yang bener2 gratis. Ngga perlu daftar segala. kadang kita malas untk daftar. klo pun daftar pake email khusus.
Cuma saja syaratnya klo ingin menyebarkan harus mencantumkan penulisnya. dan ngga boleh dikomersilkan tanpa izin peulisnya.
Sedikit tentang memberi secara gratis…
Jeleknya: Tidak mendapatkan keuntungan dari penjualan. Orang juga cenderung kurang menghargai barang gratisan. Beberapa orang kurang ajar mungkin malah menjualnya untuk kepentingan pribadi.
Baiknya: Siapapun bisa ikut baca dan mengambil manfaat tanpa harus membeli. Anda bisa memberi pencerahan kepada sebanyak-banyaknya manusia. Alam juga pasti akan memberi balasan yang setimpal dengan caranya sendiri.
Jadi requirementsnya… Selain selalu menyebut sumber setiap kali mengutip. Sebelum membaca user juga HARUS mendoakan penulisnya, supaya selalu sehat, semakin kaya raya, dan semakin rajin menulis pengetahuan-pengetahuan berguna… yang nantinya bisa dibagikan lagi secara gratis
*ngeblog*
sharing … sharing,
Ndukung free eBook, kalo boleh tau outputnya format apa mbak?
Saya pernah bikin beberapa, tapi belum sreg, barangkali lewat ini ada tambahan ilmu, … freeware kan?
When I’ve written an e-book about Java Programming and have decided to publish it for free, I just put it on my homepage and let everyone download it. But, just for my fun, I keep on records who have downloaded my book, such as ip address, browser, and so on. So standard, but, there is a different feel when I see my counter grow up everyday.
Ganbatte.. ma’am!!!
saya udah nyoba e-article dan lumayan juga sambutannya. Memang harus ikhlas luar dalam kalau membuat e-book. Siap dengan kemungkinan buruknya. Tapi untuk kemaslahatan banyak umat saya memilih ini. Terusin aja..
hurai hurai
bu lita mulai bikin e-book
Dukungan kan terus mengalir mbak..
Good luck yach..
PS: Yeah, I think the requirements of let people fill in a guest book (not register) would be appropriate. Have you decided what license to use? Attribution-NonCommercial-NoDerivs 2.5 might do..
Aku malah sedang agak ‘prihatin’ nih mbak, kok sekarang milis2 blogger pada mbahas cara bikin buku. Seminar blogger, yang jadi pembicara penulis buku dan semacamnya.
Aku khawatirnya kalau nantinya ‘bikin buku’ dianggap sebagai puncak prestasi blogger. Atau, kalau mau bikin buku, ya bikin blog dulu.
Yah, memang sama-sama nulis sih.
Biarlah blog tetap menjadi blog dengan sifat2nya yang online.
Tapi kalau mbak lita mau nulis buku, ya aku mendukung sih.. hihihhi
Fulan
.pdf will do.
mBu
Ya, I’d chosen the license I will use. The one you mentioned
Hericz
Ya tergantung motivasi bloggingnya. Kalau ’setelan’ awal bloggingnya memang untuk bisa bikin buku, penanda capaiannya ya buku toh.
Aku setuju denganmu, blog tetap jadi blog. Dan buku tetap buku. Mereka punya ‘jalur’ dan aturan mainnya sendiri-sendiri.
Makasih dukungannya, Her
ALL
Thank you for the support!
bikin buku aja Mbak…..tar aku antre tandatangan juga ya. skalian kopdar ^_*
Saya pikir perihal penting dari pengkonversian tulisan blog dalam bentuk lain adl agar bisa lebih banyak orang yg merasakan cipratan hikmah & pencerahan darinya. Untuk itu, saya lebih menganjurkan agar bukunya dibikin dalam bentuk cetak konvensional aja. Alangkah baiknya bukan bila para ibu2 dan siapapun yang belum dapatkan akses internet secara rutin dapat mengunyah tulisan2 mbak Lita.
Dan tentunya saya mendoakan agar apa2 yg mbak Lita upayakan bisa menjadi amalan yg terus mengalir, yg bisa jadi penolong di alam kubur nanti. Amin ^_^
wah kalau aku sih pengennya free2 aja lit, wong yang free aja kadang kala ga bisa di akses tiap saat, apalagi kalau nanti musti pake requirements segala. yah, kalo requirementnya diawal aja sih ga papa (misalnya dgn cara register diawal aja), tapi kalau tiap akses tulisanmu musti repot dgn semua requirements…duh cipi di
*mode lugu on*
nYam
Maunya begitu…
*ngelamun lagi nandatangan buku buat nYam*
Eh, kopdar kan gak mesti nunggu buku dong!
Guntar
Mas Guntar yang baik, kendala besar untuk menyusun buku yang dicetak adalah DANA. Kalau saya punya dana pribadi, bikin buku sendiri bukan hal yang sulit. Tapi saat ini pilihan ini tidak layak dicoba.
Jalan lain membuat buku adalah melalui penerbit. Ini juga jalannya tidak singkat, ditambah waktu yang juga tidak sebentar.
Bukannya tidak ingin. Justru dengan membuat e-book ini, saya berharap dapat menciptakan peluang untuk menerbitkan buku (cetak) karangan saya sendiri. It’s just a milestone, not the destination itself
Terimakasih untuk masukannya. Saya anggap itu dukungan luar biasa agar saya lebih giat berusaha mewujudkan buku (cetak). Dan tentu saja, terimakasih atas doanya
Irma
Free untuk bebas atau free untuk gratis nih? Kalo gratis, kan emang mau gratis alias gak bayar.
Ya ngga tiap akses lha mbak. Blog ini dan e-booknya kan beda prosedur nantinya. Kalem aja
Ngga akan bikin cipi kok
Luthfi
Lucu tapi belagu?
*nangkis sendal jepit*
mba Lita.., serius mau terbitin bukunya dalam bentuk hardcopy alias buku..?
saya menunggu kontak anda… serius..
Eep
Serius pangkat dua, om
Berhubung Speedy sedang tidak bisa menjangkau server di luar Indonesia, saya kesulitan mengakses eepinside, dan saya khawatir email saya tidak sampai (sudah dikirim), ini no. hp saya: 0815-90xxxxx.
Berhubung om Eep sudah menghubungi saya, nomor tersebut saya simpan kembali
mba lita, udah ndak sabar nih nunggu edisi perdananya. tapi kalau nanti saya beli bukunya, minta tanda tangannya yah mba?
kurasauntuk saat ini dana bukan masalah Mbak Lita. Coba lihat lulu.com. Saat ini disebut “self publishing”. Mbak bisa menerbitkan buku mbak di situ. Gratis. Hak cipta tetap pada Mbak Lita. Mbak mendapatkan ISBN selayaknya book author. Bisa dijual, bisa gratis.
Bahkan support juga terhadap buku yang dicetak. Lulu benar-benar flexible. Saya belum mencoba tetapi dari dulu sudah ada niat untuk menerbitkan buku saya di sana.
Pandri
Yang mengurusi perwajahan dan desain masih jungkir balik sibuk dengan pekerjaannya sendiri :p
Sabar aja dulu, kalau begitu. Masih dalam tahap kompilasi nih
Tandatangannya mau di mana? Di buku saja atau perlu di-tato-kan?
*nyengir-nyengir iseng*
Buchin
Iya, pak, saya juga sudah dengar tentang Lulu.
Mengenai biaya, memang saya tidak keluar biaya apa-apa. Tapi untuk pembeli, harga dimulai dari 4,5 dolar (40ribuan) saya rasa kemahalan. Dan itu belum ditambah biaya per halaman. Hiks, saya kasihan :p
*saya pakai standar kocek saya sendiri*
Anyway, I really appreciate your advice. I might try it, though. Who knows there are people who’s willing to pay more. For a premium design and extra articles maybe?
Thank you again
Om deui Om deui…
wakakakakakakakakakaka
meni geuleuh…
Weh Ladhalah… ini mbahas mau nerbitin buku apa yah…
Kalau buku tentang pisang udah banyak loh… hehehe.
Eep
Itu ditulisnya sebelum saya SMS sampeyan, om… eh, mas
Helgeduelbek
Doh, susah ya namanya. Pak Urip saja ya :p
Bukunya bukan tentang pisang. Nyaris ngga ada hubungannya dengan pisang, malah
Telat.. Telat…
Tapi tetap, MENDUKUNG GRATISISME!!!
yang namanya sekolah untuk ortu emang nga ada sampe sekarang. sementara kita dituntut menjadi ortu yang the best. padahal menjadi dokter and insinyur tuh pasti ada sekolahnya.. so being a good parent you have learn..learn as much as you can till you die..
Manusiasuper
Gratis, tapi bukannya tanpa syarat lho
Icha
Mbak Dini memberitahu saya, bahwa sekarang ada lho pelatihan orangtua (parenting course). Ya bukan sekolah sih, setidaknya ada ‘bantuan’ hehehe…
Bagaimanapun, setiap keluarga memang unik. Jadi pelatihan tersebut hanya bisa membantu memberikan ide, bukan mengarahkan keluarga itu sendiri. Seperti halnya semua pelatihan kepribadian yang belakangan ini semakin banyak saja
eBook
bananaTalk apaan sih?
hi
i interest about your plan about make some free ebook. can u describe about the ‘free’ ?
Free as in ‘I don’t ask you to pay some money for me’. But there will be some conditions applied, of course.
We have our own reason for this, and it’s NOT money. I will find another way to make money. Maybe from other e-book project, or printed books, but not bananaTALK’s e-book.
it’s good for student, who want to find the book that not sell in book store but suggest me not computer book only, how obut other ook like food, healt, or tourism / hotel.
may god bles you
Soal ebook, kalau diperlukan, saya mudah-mudahan bisa bantu sekemampuan saya.