Archived entries for Blogging

One Liners

Hello there, spammers. Yes, you. The ones with "Artikel yang sangat menarik!" or the like which clearly shows that actually you don't want to give a comment but oh-you-must because you need to drop a link to your sale website.

One is enough. Really, I saw the URL and I came to your weblog. No, I don't envy you for selling things. That's your life. I just need something to comment on for updating this blog. Eventually, it's the lucky you.

I'll keep more silent time so I can see & hear when the ideas pop to my muses. They are very shy, you know. The most subtle visitors yet they are the ones keeping you refreshed and alive and useful. I'll go back to my corner now. See you again very soon.

Blogging. Gitu aja kok repot.

Spam

Spam bertumbuh dan bertandang ke blog ini jauh lebih cepat dan sering daripada komentar pembaca sekalian yang berbaik hati menyempatkan diri meninggalkan jejak di sini. Karena itu saya mohon maaf andaikan komentar anda terselip masuk ke kotak spam dan tidak sempat saya tilik. Saya tidak sanggup menyortir spam satu per satu, walaupun secara otomatis kotak itu akan mengosongkan diri pada periode tertentu.

Blog, bukan forum atau media pewarta resmi 

*Tarik napas, buang lagi* Ada saat-saat ketika melihat 'Comments awaiting moderation' dan isinya membuat saya ingin berkata "Duh, cape deeeh". Di masa ketika blog sudah tak asing, saya bertanya-tanya, apakah blog sedemikian tidak berbeda dengan forum dan website resmi perusahaan? Karena saya kok ya masih menemukan 'tuntutan' seperti "Sebaiknya forum ini ditutup saja". Forum apa? Ini blog saya, kok.

Moderasi: lolos atau tidak? 

Atau ketika komentar masuk moderasi, lalu berpikirlah agak terlalu jauh bahwa saya menghapus komentar atau melarang pihak tertentu untuk berkomentar. Ehm. Mohon dibaca pemberitahuan yang muncul. Bunyinya kan kira-kira "Your comment is awaiting moderation". Santai lah. Kalau itu tidak muncul dan komentar anda tidak muncul, mungkin masuk ke kotak spam. Dan jika anda berusaha berkali-kali untuk 'mengatasi' keadaan itu, anda benar-benar akan dikenali sebagai spammer oleh blog saya.

Jika anda berpikir bahwa saya mungkin terlalu emosional dan tidak berpikir ulang dalam menanggapi komentar yang 'nyolot' sehingga langsung menghapusnya, anda tak perlu mengkhawatirkan itu. Karena hampir seluruh komentar non-spam yang tidak lolos moderasi telah melalui 'review' dari admin blog ini. Dan beliau sungguh penyabar, tidak panasan seperti saya. That way you will know that you've crossed a line.

Blog: tempat untuk berpendapat. Merasa tak diterima? Buatlah blog sendiri. 

Ribet? Sok techie? Alasan? Baiklah, begini saja. Bagaimana kalau anda buat blog sendiri saja dan aturlah supaya komentar yang masuk mengalami moderasi. Lalu mintalah tolong pada orang lain untuk melakukan apa yang anda lakukan di blog ini. See if you experience what I do :)

Daripada ribet di sini komentar anda tidak muncul-muncul, buat saja blog sendiri. Tulislah pendapat anda di sana. Lalu buat link ke sini jika anda ingin (tidak juga tidak apa-apa, toh itu blog anda dan tulisan anda sendiri).

Ngga ribet, kan? Dan blog memang dibuat untuk menadahi kelakuan manusia seperti kita (saya, deh, kalau anda tidak ingin disamakan dengan saya). Ingin berkomentar, ingin berpendapat, ingin berceloteh apa saja, tidak harus melalui sensor (karena memang bukan media pers), tidak pula harus setuju dan menerima pendapat orang lain.

Jika anda tidak setuju, ungkapkan saja dengan sopan. Kalau tidak ingin sopan, ya jangan marah kalau komentar anda saya hapus. Anda di rumah saya, kok. Dan saya berhak untuk menolak tamu. Otoriter? Welcome to the world of blogging, dear :)

Dan terkadang (atau seringkali) tulisan saya memang panjang mengular. Ditambah lagi dengan komentar yang juga tak kalah panjang. Mohon sudilah repot sedikit. Bacalah dulu komentar yang ada, barangkali sudah tersebut dan saya tanggapi/bahas sebelumnya. Kalau tidak ingin repot membacanya, saya juga tidak ingin repot dengan menjawab/menanggapi hal yang sama. Adil, bukan?

Untuk para komentator, lain kali jika anda mengenali bentuk situs seperti blog saya ini [bahkan situs apapun], bacalah dulu disclaimer (jika ada) dari pemiliknya. "Ngapain repot?" dapat menghindarkan anda dari kesalahan yang mungkin tampak konyol karena tak perlu terjadi andaikan anda membaca dan mencari tahu dulu tentang 'tempat' yang anda datangi tersebut.

*Hela napas panjang, lanjut kerja lagi*

Pesta Blogger 2008 dan Musim Ujian

Mengingat Pesta Blogger perdana tahun lalu, satu yang terkesan bagi saya ketika keterlibatan dalam acara ini 'menginterupsi' hari-hari mengajar saya. Tidak, saya tidak bolos. Nyaris :p Pulang terlalu malam, terlalu lelah, dan agak-agak blank ketika mengajar keesokan harinya.

Kecerobohan yang tidak mau saya ulangi lagi, hingga sekarang, ketika ada permintaan mendadak (misalnya) untuk menggantikan mengajar rekan lain. No no no… Coming without preparation is a taboo.

Eh, saya kan ndak hendak ngomongin kekacrutan saya. Barusan mampir ke blog Pesta Blogger dan ingatan bangkit kembali. Antusiasme. Apapun kritiknya, acara tetap berlangsung. Pengalaman bergabung dalam acara regional Asia Tenggara (dan macam-macam 'pritilan' lainnya yang ngga penting disebutkan di sini) ternyata tidak cukup menjadi buffer segala hiruk pikuk dan adrenalin yang naik saat menjadi panitia PB. Setidaknya untuk segala komentar langsung yang masuk dan terasa jleb jleb jleb :mrgreen:

Tahun ini? Tahun ini saya tidak termasuk squad panitia, tapi tidak berarti saya tidak mau tahu dan tidak mengharapkan yang baik-baik terjadi di PB 2008. Adalah satu rejeki bahwa PB diadakan pada bulan Oktober yang adalah musim ujian untuk kelas internasional. Yap, Oktober-November. 2 bulan penuh ketegangan dan kerja keras. Jadi ketika teman-teman blogger sedang dilanda sensasi PB 2008, squad guru dan murid kelas internasional sedang dilanda sensasi ujian. Hiks.

Selamat berpesta, kawan-kawan. Berbahagia, bersenang-senang dan berkaryalah untuk bagian blogger yang belum beruntung langsung mencicip. Ditunggu cerita-cerita, foto, gosip-gosip, dan liputannya di media (lupakan televisi, di rumah ini televisi hanya menayangkan Postman Pat, Fireman Sam, Little Einstein dan kawan-kawannya yang diputar ulang dan ulang dan ulang… *hiks lagi). 

Dan untuk anak-anakku kelas XII-inter, ayo nak, kita lanjut diskusi dan belajarnya. Tegang itu wajar, saya juga tegang setengah mati karena soal ujian kalian belum datang sedangkan ujian pertama adalah praktikum kimiaaaaa…. *ketawa agak-agak gila* Saya harap label UCLES atau CIE atau apalah itu dari University of Cambridge membuat custom bea cukai berbelas kasih dan tidak memperlambat pengirimannya ke pusat-pusat ujian.

Kembali dan Mengajak Berkontribusi

Sudah digariskan dalam takdir, yang namanya usaha tak seru jika tanpa halangan. Ketika sudah setengah payah memaksa diri untuk mulai menulis kembali *walau isinya amat sepele* ternyata tulisan yang sudah jadi terhapus karena koneksi terputus. Argh. Sebal.

Ya ya… saya harusnya menyalinnya dulu, seperti yang biasanya saya lakukan. Terlalu lama tak menulis membuat saya lupa apa yang penting untuk dilakukan. Backing up.

Lama tak menulis bukan karena kekurangan bahan. Malah yang dipikirkan terlalu banyak. Tadinya sekadar mencatat satu per satu, nanti lah kalau sudah sempat baru ditulis. Tapi jeda waktu yang terlalu panjang malah bikin lupa ketika melihat daftar, "Tadinya mau nulis tentang apa sih, ini?".

Jamak atau tak jamak, saya tahu saya tak harus mematikan blog ini dan memulainya dari nol kembali. Yang diperlukan hanyalah kemauan saya. Dan ini lah saya. Biarlah tak seberapa, yang penting jari ini kembali bermain di jendela wp-admin/post dan tidak sekadar berkutat di soal ujian dan bahan mengajar. Biarlah pagerank saya merosot tak jelas, yang penting ya yang sekarang ini: mulai kembali.

Mohon terima saya kembali… saya rindu dan saya butuh anda semua sekalian. Terimakasih untuk yang masih bersedia mampir di tengah ketidakhadiran tulisan saya, berbaik hati meninggalkan komentar.

Bagi anda yang meninggalkan komentar berupa promosi, maaf saya hapus, ya. Sesuai kesepakatan bersama, kami tidak menampilkan komentar iklan. Kami pikir dengan kemudahan mesin blog anda dapat beriklan di blog anda sendiri. Soal beriklan di sini secara serius, sila hubungi saya.

Dan bagi anda yang berminat menjadi kontributor Banana Talk, sudi menjadi partner saya dalam menulis di blog ini, mohon hubungi saya. Serius, ini serius. Saya bisa dihubungi di lita(at)inirumahku(dot)com. Saya tunggu sapaan anda di inbox email saya :D

I’m going to British Council Blogger Day

I (we, Merdeka mailing list members) got an email forward from Pitra about British Council Blogger Day, commemorating 60th anniversary of British Council.

— 

British Council Blogger Day

Blogger Gathering | Blogging Tips | Blog Competition
Announcement

British Council mengundang Anda semua, para blogger maupun calon blogger, untuk datang ke acara 'British Council Blogger Day' yang akan diselenggarakan pada:

Tanggal : 6 April 2008
Waktu : 13.00 – 15.00 WIB
Tempat : Ballroom 1B
Ritz Carlton Hotel Pacific Place, Jl. Jend. Sudirman, Jakarta

Ini merupakan sebuah acara untuk para blogger melakukan kopi darat, saat untuk mendapatkan tips dantrik keren cara ngeblog dari para blogger terkenal,juga sebuah kesempatan untuk Anda semua ikutan kompetisi blog yang kami selenggarakan untuk merayakan ulang tahun ke-60 British Council di Indonesia.

Beberapa nama terkenal dalam dunia blog, seperti Enda Nasution, Dian Sastro (dalam konfirmasi), dan Raditya Dika kami undang untuk memeriahkan diskusi nanti. (note: Ndoro kakung was kinda sad his name is not listed too hehehe… ).

Acara ini kami batasi hanya untuk 100 undangan. Siapa cepat dia dapat! Oleh karena itu kami meminta Anda untuk mengirim email ke untuk memesan tempat. Email yang terkirim akan bcnow60@gmail.com (Ya, susunan kalimatnya agak aneh di sini. Tidak saya edit) dapatkan balasan dari kami yang disertai dengan nomor registrasi.

Continue reading…



Copyright © 2004–2009. All rights reserved.

RSS Feed. Powered by Wordpress and based on Modern Clix : additional facelift by amYahya