Menyoal Kimia, Organik, dan Alami
Artikel ini dibuat dalam rangka menanggapi komentar Andri di kolom Tanya-Jawab cak Moki (peringatan: halamannya sangat panjang). Jika dianggap serius, ya ini memang serius. Jika dianggap tidak serius, masa iya? Jika ini dianggap kurang kerjaan, hei, apalagi kerjaan penulis jika tidak menulis?
Saya dahulukan menjawab 'pertanyaan no. 3', yang nampaknya ditunggu-tunggu sekali.
3. Tentu anda bisa membedakan antara senyawa organik dan non-organik, herbal dan non herbal, antara senyawa yang dihasilkan tubuh dan tidak?
Sebelumnya, pertanyaan ini muncul akibat tanggapan saya:
sebab tidak mengandung bahan-bahan kimiawiBahkan tubuh anda sendiri tersusun dari bahan kimia. Bantu saya, sebutkan SATU saja benda yang tidak mengandung senyawa kimia.
Jangan sebut Tuhan dan mahluk ghaib, Tuhan bukan materi dan tidak seorangpun tahu cukup banyak tentang mahluk ghaib. Out of discussion.
Berhubung anda bertanya, jadi baiklah saya tunjuk bahwa pengertian anda tentang istilah 'kimia' dan 'organik' tidak menggunakan definisi dasarnya. Baca ini: zat kimia dan senyawa organik. Mungkin 'organik' yang anda maksud merujuk ke 'sampah organik' alias sampah basah?
Dan tentu saja saya sudah menjawab pertanyaan anda. Bahkan sebelum ditanyakan. Saya katakan 'tubuh anda sendiri tersusun dari bahan kimia'. Kembali ke anda, tentunya anda mengerti kan maksud saya? Sayangnya pertanyaan no.3 dari anda menjawab pertanyaan saya barusan dengan 'tidak'.
Dari sini harapan saya kecil sekali bahwa definisi anda tidak bias. Jika istilah 'kimia' dan 'organik' tidak dipegang di dasarnya, bagaimana anda menjelaskan tentang 'alami' dan lainnya? Kalau melirik entri wikipedia tentang 'natural', produk yang anda tawarkan termasuk tidak alami karena termasuk 'manufactured objects', walau menurut wiktionary bisa tetap natural dengan definisi tanpa bahan tambahan.
Senyawa yang dihasilkan tubuh? Apa ini dikaitkan dengan organik yang tadi? *kenapa jadi ke sini, ya?* Kemampuan tubuh untuk mensintesa ini kan urusannya dengan esensial dan non-esensial. Tidak ada hubungannya dengan herbal dan organik. Tentu saja dengan catatan: mengikuti definisi dasar.
Selanjutnya saya hanya menyertakan pernyataan anda yang akan saya tanggapi. Tidak terbatas pada komentar yang saya rujuk dengan taut, tapi juga sesudahnya.
1. Contoh perbedaan antara akar dan penyebab
Contoh kecil dalam kasus Diabetes, tindakan yang dilakukan oleh Kedokteran barat adalah menangani masalah ini adalah dengan menyuntikan Insulin- buatan jelas kimiawi” dalam arti tidak alami”-, mengapa insulin karena insulin lah yang bertanggung jawab dalam mengatur kadar gula dalam darah.
Sedangkan yang dilakukan oleh kedokteran timur “eastern medicine” yang terkenal dengan ramuan herbal/nutrisi-nya adalah dengan memberikan nutrisi-nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh “pankeras” yakni penghasil insulin alami, agar dapat kembali pulih dan akhirnya bisa kembali menghasilkan insulin, yang tentunya sekali lagi alami karena hasil produksi tubuh itu sendiri dan bukan yang lain.
Jika insulin dengan nama senyawa xxx dan susunan molekul yyy, apa yang membedakan xxx 'tidak alami' dan xxx yang 'alami'? Apa bedanya air (H2O) yang alami dan tidak alami? Antara air yang ada di laut dengan air hasil reaksi sel tunam? Jika air yang kita bicarakan adalah H2O, apapun asalnya air ya tetap air.
Senyawa ya senyawa. Insulin ya insulin. Datangnya dari mana, insulin tetap bernama insulin. Kalau insulin alami berbeda dengan insulin sintetik, berarti insulin sintetik tersebut namanya tidak insulin lagi.
Type 1 diabetes was previously called insulin-dependent diabetes mellitus (IDDM) or juvenile-onset diabetes. Type 1 diabetes develops when the body's immune system destroys pancreatic beta cells, the only cells in the body that make the hormone insulin that regulates blood glucose.
This form of diabetes usually strikes children and young adults, although disease onset can occur at any age. Type 1 diabetes may account for 5% to 10% of all diagnosed cases of diabetes. Risk factors for type 1 diabetes may include autoimmune, genetic, and environmental factors.
Baik sekali jika nutrisi dapat menyelesaikan segala masalah dari akarnya. Sayangnya ini tidak berlaku untuk diabetes tipe 1, yang berasal dari kelainan genetik dan bersifat autoimmun. Tubuh menyerang organnya sendiri sehingga tidak mampu memproduksi insulin. Anda mau bikin terapi gen dengan nutrisi? Atau anda tetap salahkan penderita diabetes tipe 1 karena asupan nutrisinya tidak tepat walaupun tidak ada hubungannya karena itu sudah bawaan lahir?
Cara terapi nutrisi terkesan terlalu memudahkan. Tidak semua penyakit berasal dari 'kesalahan' nutrisi. “Ya tentu”, jawab anda? Lalu mengapa anda membuat generalisasi? Buatlah batasan rasional dalam membuat klaim. Ini penting untuk keselamatan anda sendiri.
2. Tidak perlu pusing dengan pernyataan diatas ^^…, pengobatan dalam artian diatas adalah penyembuhan, mengapa?? karena telah saya kemukakan sebelumnya dalam tradisi pengobatan/penyembuhan Tiongkok, penyakit itu timbul akibat terganggunya keseimbangan organ-organ tubuh, yang diakibatkan oleh kekurangan NUTRISI sehingga jadi bermasalah dan tentunya masalah ini akan mengakibatkan pada munculnya beragam penyakit, sebagai contoh jika pankreas yang bermasalah sangat beresiko Diabetes, Pembuluh darah macet beresiko Stroke, jantung dsbnya. Dengan demikian penyembuhan akan dilakukan oleh TUBUH ITU SENDIRI dengan tercukupinya nutrisi yang dibutuhkan. Itulah mengapa kita kenal Terapi Nutrisi, yakni sebuah metodologi penyembuhan dengan herbal/nutrisi yang jelas alami karena organik, cara pengobatan timur (China dll).
*Maafkan paragraf yang apa adanya ini. Karena isinya hanya 3 kalimat, saya tidak tahu harus memotongnya di mana*
Seperti saya katakan sebelumnya, TIDAK semua penyakit timbul akibat terganggunya keseimbangan organ tubuh. “Memang tidak semua”? katakan saja demikian dan tidak membuat generalisasi.
Apa yang anda maksud sebagai 'keseimbangan organ tubuh'? Apakah jika sedang sakit maka organ tidak seimbang? Dan ketika sehat maka organ seimbang? Apanya? Beratnya? Posisinya? Kerjanya?
Atau yang anda maksud adalah metabolisme? Metabolisme yang tidak bermasalah juga tidak menjadi jaminan seseorang akan selamanya sehat. Bagaimana jika ia terpapar HIV? Atau nyamuk pembawa virus dengue menggigit dan jadilah ia menderita demam berdarah? Anda akan tetap menyalahkan kekurangan nutrisi?
Anda katakan “Kekurangan nutrisi hanya salah satu penyebab, bukan segala penyebab”? Katakan saja demikian, jangan memberi generalisasi.
Alami karena organik. Saya tidak sependapat dengan anda. Mari saya bantu menjelaskan kata-kata anda menggunakan sedikit pengalaman saya ketika bergaul dengan ilmu kimia.
Jika organik maka alami?
Organik adalah senyawa kimia yang mengandung unsur C (karbon), dengan beberapa senyawa yang dikecualikan. Dengan demikian air tidak termasuk senyawa organik. Tapi tetap alami, dong? Dia kan ada di atmosfir dan di tubuh kita. Lalu apa yang organik tapi tidak alami? Gula, sintetik (bedakan dengan pemanis sintetik) tapi tetap organik.
Lalu apa masalah antara saya dengan anda? Anda menggunakan istilah 'bentukan', sedangkan saya hampir selalu menggunakan istilah 'dasar', (kembali ke bagian awal menjawab pertanyaan no. 3). Bahan kimia bisa alami bisa tidak. Senyawa organik bisa alami bisa tidak.
4. Produk nutrisi yang kami tawarkan diproduksi oleh T (maaf saya tidak ingin meliput promosi), Berikut ini beberapa alasan yang anda minta, semoga juga menjadi perhatian bagi yang lain =
Kelebihan Produk T
1. Khasiatnya Nyata
T merupakan kelanjutan sejarah panjang pengobatan china yang berusia 5000 tahun yang telah diuji manfaat dan khasiatnya serta telah disempurnakan dari generasi ke generasi.Formula T yang merupakan modernisasi warisan pengobatan tradisional yang sudah teruji keamanannya dari efek samping, dan sudah terbuktio manfaatnya untuk kesehatan dan khasiatnya untuk kesembuhan.Khasiatnya untuk kesembuhan.
Saya menduga anda berusaha ‘bermain aman’. Dengan tidak mengklaim pengobatan tapi juga ingin menyampaikan bahwa suplemen anda dapat membantu menyembuhkan.
21 U.S.C. 343(r)(6) makes clear that a statement included in labeling under the authority of that section may not claim to diagnose, mitigate, treat, cure, or prevent a specific disease or class of diseases.
Dan tentunya anda juga tahu bahwa suplemen DILARANG mengklaim fungsi obat yaitu menyembuhkan. Kan?
2. Membangun keharmonisan tubuh dan mengatasi penyakit dari akarnya
Sebagaimana prinsip pengobatan cina, nutrisi T juga menggunakan oprinsip pentingnya keharmonisan tubuh dalam menangani berbagai masalah kesehatan, sehingga nutrisi tersebut diberikan untuk memberi kemampuan pada tubuh untuk berfungsi secara maksimal mengalahkan penyakit.
Ya. Seperti makan biasa saja.
3. Bukan efek samping tapi nilai tambah
Setiap produk nutrisi T tidak bermanfaat hanya untuk satu penyakit tapi berbagai penyakit yang berkaitan dengan kekurangan nutrisi tersebut. Yang menarik, bukan efek samping yang muncul, tapi bahkan memberikan efek penyembuhan/manfaat tambahan. Sehingga anda tidak tidak perlu kaget jika anda mengkonsumsi satu produk untuk penyakit tertentu tetapi tiba-tiba anda merasakan dua manfaat sekaligus. Misalnya anda minum Antilipemic Tea untuk mengurangi berat badan ternyata selain berat badan berkurang, rematik dan asam urat anda hilang, atau anda minum Double Cellulose untuk sakit maag, ternyata selain maag anda membaik wasir dan ambein juga sembuh.
Saya cermati kata 'tiba-tiba' dari anda. Hati-hati, khasiat produk herba tidak nampak sekejap mata dalam waktu singkat. Sedangkan kata 'tiba-tiba' –seperti saya harapkan semua orang tahu- mengandung makna terjadi dalam waktu singkat dan biasanya mengejutkan.
Bukankah di label produk anda juga tercantum klaim jangka waktu ‘memberi efek’ ; ‘efek akan terlihat/terasa setelah sekian hari/minggu mengonsumsi secara teratur’? Tidakkah efek produk herba memang subtle, berubah perlahan-lahan dan tidak ‘tiba-tiba merasakan’ seperti yang anda katakan? Saya malah diperingatkan untuk berhati-hati terhadap 'perbaikan tiba-tiba'.
4. Alami Tanpa Bahan Pengawet Produk
T dibuat dengan bahan alami sehingga mudah diserap oleh tubuh, bahkan begitu alaminya produk T, produk dikemas tanpa bahan pengawet.Silahkan anda buka botol kemasan T maka anda tidak akan menemukan silica gel pengawet obat didalamnya. Pada standar FDA Amerika, produk kesehatan/nutrisi umum boleh mengklaim produknya alami walaupun kandungan alaminya hanya terkandung 10% sedangkan T sepenuhnya alami.
Anda suka humor juga. Silica gel bukan untuk mengawetkan. Gel itu berfungsi untuk menyerap air/kelembapan dari udara guna menjaga tingkat kekeringan dus kualitas barang di dalam kemasan. Soal 'efek samping' yang mengawetkan, kemasan yang tertutup dengan baik juga menjaga keawetan produk. Tidak ada urusan antara jel silika dengan pengawetan makanan.
'Begitu alaminya sehingga produk dikemas tanpa bahan pengawet'? Yang tidak alami juga bisa dikemas tanpa bahan pengawet, kok. Ini kan masalah kemungkinan terkontaminasi dan menjadi ‘makanan’ bagi pertumbuhan mikroorganisme patogen.
5. Kemasan dan Cita Rasa Modern
Banyak yang sudag mengakui keunggulan dan khasiat obat cina, tapi mereka mengeluh rasanya pahit dan tidak enak dimulut. Hal ini tidak akan anda temukan di produk T, karena semuanya, kecuali Antilipemic Tea, sudah dikemas dalam kapsul atau tablet yang higienis. Calcium powder Produksi T bahkan lebih mirip rasa susu atau biskuit ditumbuk daripada kebanyakan rasa kalsium yang terasa seperti seng atau berbau logam.
Tentunya anda tidak bermaksud bilang ‘calcium powder’ produk anda lebih 'berasa susu' daripada susu itu sendiri. Ngomong-ngomong, rasanya kok tidak seperti yang anda katakan juga. Saya sudah pernah mencoba, kalau-kalau anda ingin tahu. Oh ya, rasa bersifat subyektif dan relatif.
6. Eklusif dan berkualitas
Sebagian besar produk T ekslusif dan semuanya berkualitas tinggi, sehingga anda tidak akan mendapatkan produk sejenis kecuali di T.Hanya Kalsium T mencapai penyerapan tertinggi didunia mencapai 95% sehingga sisanya mudah dibuang keluar tubuh dan tidak mengganggu fungsi kerja ginjal.Menyadari eklusifnya produk-produk tersebut, Mr. Li Jin Yuan menginvestasikan jutaan US Dollar hanya untuk mematenkan produk tersebut di berbagai penjuru dunia.
Eksklusif. Oh, jadi ini bicara tentang gaya hidup, gengsi, dan kebanggaan? Lebih eksklusif dari bahan alaminya, daripada dua ikat bayam, setengah liter susu sapi murni, satu batang brokoli, dan segelas yogurt tawar yang segar. Hmmm… jadi bukan soal alami, ya?
Eksclusive. In marketing, "exclusive" can refer to products that are only available from select distributors or retailers, and have never been released before, or only at a particular event.
Oh. Baiklah.
The term exclusive in linguistics refers to first-person non-singular pronouns that don't include the addressee, i.e. we excluding you.
*ouch, saya disingkirkan*
Oh. Jadi harus ada yang dikucilkan untuk memunculkan istilah eksklusif ini. Baiklah. Tidak terlalu gaul ya, produknya?
Sumber Nutrisi memang banyak tapi lihatlah 4 sehat lima sempurna pun tidak mencukupi kebutuhan nutrisi harian tubuh.
Patokan asupan nutrisi saat ini memang lebih baik 'piramida makanan', bukan 4 sehat 5 sempurna. Tapi ada kekurangan besar dalam pernyataan anda.
Suplemen pada dasarnya berfungsi untuk menambal kekurangan, sebagai tambahan, pelengkap. Tentunya ada ‘cetakan besar’ dan ‘pengisi pendahulu’ sehingga suplemen bisa dikatakan sebagai pelengkap dan dibuat dengan komposisi tertentu.
Bagaimana anda bisa membuat suplemen (pelengkap) jika anda 'menyanggah' ukuran cetakannya, bahwa ia seharusnya lebih besar? Jadi seharusnya dosis suplemen anda lebih besar juga, dong? Padahal yang ada sekarang ini bukannya sudah ‘paling optimal’? Bagaimana anda mengatakan bahwa suplemen mampu mencukupi sekian persen kebutuhan harian jika standar kebutuhan nutrisi hariannya sendiri malah disanggah sebagai tidak mencukupi?
Contoh dalam kasus kalsium, berapakah kebutuhan orang dewasa terhadap kalsium perharinya? 1000mg kalsium/hari
Berdasarka riset, kita akan dapat memenuhi kebutuhan kalsium kita (1000mg) sehari-hari jika kita mengkonsumsi makanan diantaranya :- 2 galon susu atau
- 23 pond (11,5 kg) bayam dan 17 pon (11,5 kg) brokoli atau,
- 23 pon (11,5 kg) kubissumber lain:
-13 kg daging sapi
- k kg daging kambing
- 7 kg daging ayam
- 8 kg nasiPAsti anda pernah melihat di TV iklan kalsium yang memiliki gambaran seperti diatas ^^….anda sanggung?? Jika pemenuhan kalsium dari makanan/minuman begitu besar volumenya dan mahal harganya, maka ada cara lain yang lebih sederhana, dan itulah yang kami tawarkan …^^
Pasti anda tahu fungsi dari kata ‘atau’, bukan? Ya betul; memberi pilihan. Menatap sekilas daftar di atas memang mengerikan, tapi toh kita bisa ‘breakdown’.
Jangan terlibat salah kaprah dengan kata galon. Galon sebagai satuan TIDAK sama dengan wadah air minum kemasan ‘galonan’. Jangan bayangkan dua galon sebagai dua tabung besar itu. Satu galon (US) cairan setara dengan 3,8 liter. Sebanyak dua kantong minyak goreng pabrikan ukuran besar.
Jadi sebanyak itu susu yang harus diminum untuk memenuhi kebutuhan kalsium harian? Kok tidak, ya. Di label produk susu tercantum keterangan gizi, bahwa sajian 1 liter susu dapat mencukupi kebutuhan kalsium dalam sehari.
Jadi harus minum seliter? Jangan buru-buru, saya belum selesai. Kembali ke kata ‘atau’. Kita punya kan, pilihan untuk minum segelas susu dan melengkapinya dengan yogurt, es krim, brokoli, wortel, daging, bayam? Bisa juga ditambah keju serta buah.
Anda juga tidak minum satu liter susu dalam sekali duduk glek. Batita bisa menghabiskan 1,5 liter susu dalam sehari jika diizinkan (tentu saja saya tidak mengizinkan!). Dan masih makan makanan lain yang juga mengandung kalsium. Sanggup? Sanggup saja. Mengapa orang dewasa tidak?
Iklan? Astaga… ke mana saja anda selama ini? Anda tentu tidak sepolos itu hingga tidak tahu bahwa iklan sangat sering berlebihan (dan melebih-lebihkan), kan?
Dari yang saya sebut, pemenuhan kalsium tidaklah sebegitu mahalnya. Tentu kalau pilihan anda bukan pada berkerat-kerat daging. Selain bukan pilihan yang menyehatkan, anda dijamin eneg duluan melihatnya. Kecuali anda Obelix.
Dengan pola makan ‘biasa’ (sesuai yang dianjurkan untuk mencapai pemenuhan kebutuhan nutrisi harian), biayanya tidak semahal jika harus mengonsumsi produk anda, kok. Lagipula selain kalsium, kan kita juga mendapat berbagai phytochemicals (Nah, kimia lagi. Di tumbuhan pula. Jadi kenapa harus menasbihkan kimia sebagai sintetik?) yang penting. Flavonoid, misalnya. Selulosa, juga. Eh, selulosa kan produk lainnya, ya? Vitamin, beta karotin, likopen, antioksidan lainnya, dan sebagainya.
Dengan biaya yang sama (jika ditukar dengan produk suplemen anda), lebih banyak yang didapat. Tentu bisa saja tidak sama, jika anda hanya memandang dari asupan SATU jenis (misalnya kalsium) saja. Hidup –untungnya- tidak sesempit itu.
Terhadap kesehatan dua hal utama yang akan kita lakukan :pertama, Mencegah, dan kedua adalah Mengobati. Dan kedua-duanya bisa dilakukan dengan TERAPI NUTRISI. Kami “T” telah menyusun berbagai kesaksian terkait dengan kesehatan dan gangguannya ini, dari yang biasa sampai yang sudah di vonis operasi sekalipun.
Baiklah. Sekarang anda menyatakan yang seharusnya tidak anda katakan. Bahwa terapi suplemen (nutrisi yang dimaksud tentunya suplemen produk anda kan?) dapat mengobati.
Salah satunya bisa anda dapatkan di url berikut: http://totalwellness.xxx.com/xxx/waspada-kanker-payudara/
Soal wellness. Istilah ini hanya ada di dunia 'pengobatan alternatif'. Entah pengobatan itu bisa dibuktikan secara empiris (nyomot istilah dari cak Moki) atau tidak. Di dunia medis kedokteran, wellness ya sehat. Tapi di dunia pengobatan alternatif, wellness tak sekadar sehat namun harmonis. Baiklah.
Oh, ini cuma soal URL dan judul situs serta nama komunitas? Baiklah.
Saya terkesan mencari kesalahan? Niat saya memang mengorek dan mempertanyakan. Diam (tidak berkomentar) pun tidak berarti menyetujui. Bisa saja setuju, bisa saja tidak tahu, bisa saja tidak berminat, atau bisa pula tidak begitu peduli.
Sila ditanggapi dan dikoreksi. Terimakasih.


Kalau ibu saya bilang sih lebih baik yang alami.
Maksudnya, jangan cuma lihat pengalaman orang, tapi jalani dan alami sendiri sebagai pengalaman terbaik. Tapi untuk hal-hal baik saja, jangan ingin alami sendiri hal yang negatif.
*numpang ngejunk di postingan serius*