Lelakiku

Hmmm. Ahad sore. Habis hujan. Sejuk.

Kulihat dia sedang berbaring santai. Mengantuk. Perlahan kurebahkan diri di sisinya. Dia menoleh. Kami bertatapan. Seulas senyum membuat matanya berbinar. Indah sekali.

Kuletakkan tanganku di dadanya. Lalu jemarinya menggenggam. Memilin dan mempermainkan jariku. Tatap matanya penuh cinta. Mesra.

Tangannya menggapai bahuku. Aku hanya menatapnya sambil tersenyum. Dia jadi sedikit gelisah. Hanya perasaan tanpa kata. Sebenarnya, aku tahu apa yang diinginkannya. Tapi aku diam saja. Aku ingin tahu apa yang akan dilakukannya.

Detik berlalu, tanpa kutunjukkan bahwa aku tahu. Pertahanannya lepas. Diraihnya aku di tempat yang tepat. "Ah!", katanya dengan mata mengandung protes. Ya.. ya.. Minum susu. Bayi. Selalu lucu. Dan setiap tingkahnya dapat dinikmati.

Kini aku tak bosan lagi.