<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.0.7" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: ASI vs. Susu Formula yang &#8216;Tidak Etis&#8217;</title>
	<link>http://lita.inirumahku.com/parenting-nursery/lita/asi-vs-susu-formula-yang-tidak-etis/</link>
	<description>Health, parenting, love, and life. MOTHERLY.</description>
	<pubDate>Fri, 25 Jul 2008 14:21:24 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.0.7</generator>

	<item>
		<title>by: bundanyareza</title>
		<link>http://lita.inirumahku.com/parenting-nursery/lita/asi-vs-susu-formula-yang-tidak-etis/#comment-15808</link>
		<pubDate><br />
<b>Warning</b>:  mktime() expects parameter 4 to be long, string given in <b>/mounted-storage/home97c/sub001/sc50075-ECXN/inirumahku.com/lita/wp-includes/functions.php</b> on line <b>24</b><br />
Thu, 01 Jan 1970 00:00:00 +0000</pubDate>
		<guid>http://lita.inirumahku.com/parenting-nursery/lita/asi-vs-susu-formula-yang-tidak-etis/#comment-15808</guid>
					<description>Saya emang gak bisa ngasih ASI sama Reza,waktu umur 3 hari Reza mencret terus setiap jam, menurut mertua sih gak papa berarti lambungnya bagus. Dari awal saya sudah bertekat memberikan susu formula yang mudah dicari sampai warung deket rumahpun saya bisa dapatkan. Pasti susu formula seperti ini memang susu yang merakyat harga tidak mahal, tapi pada kenyataan Reza sehat sehat aja, tidak kegemukan, dan juara I bayi sehat lho.So kesimpulannya, susu harga mahal, merek dari luar bukan berarti susu yang terbaik. Cuma tergantung kitanya aja gengsi gak pake susu merek lokal.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya emang gak bisa ngasih ASI sama Reza,waktu umur 3 hari Reza mencret terus setiap jam, menurut mertua sih gak papa berarti lambungnya bagus. Dari awal saya sudah bertekat memberikan susu formula yang mudah dicari sampai warung deket rumahpun saya bisa dapatkan. Pasti susu formula seperti ini memang susu yang merakyat harga tidak mahal, tapi pada kenyataan Reza sehat sehat aja, tidak kegemukan, dan juara I bayi sehat lho.So kesimpulannya, susu harga mahal, merek dari luar bukan berarti susu yang terbaik. Cuma tergantung kitanya aja gengsi gak pake susu merek lokal.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: netci</title>
		<link>http://lita.inirumahku.com/parenting-nursery/lita/asi-vs-susu-formula-yang-tidak-etis/#comment-15749</link>
		<pubDate><br />
<b>Warning</b>:  mktime() expects parameter 4 to be long, string given in <b>/mounted-storage/home97c/sub001/sc50075-ECXN/inirumahku.com/lita/wp-includes/functions.php</b> on line <b>24</b><br />
Thu, 01 Jan 1970 00:00:00 +0000</pubDate>
		<guid>http://lita.inirumahku.com/parenting-nursery/lita/asi-vs-susu-formula-yang-tidak-etis/#comment-15749</guid>
					<description>Dear para ibu,

sungguh suatu kebodohan terbesar apabila para ibu terbujuk untuk menggunakan susu formula dengan alasan asinya tidak keluar/sedikit. Dan sungguh tak punya hati orang-orang yang membujuk/mempengaruhi para ibu untuk menggunakan susu formula daripada asi. Karena itu akan mempengaruhi kehidupan si anak seumur hidupnya.
Sesungguhnya keluar atau tidak keluarnya asi hanyalah masalah kepercayaan diri &#38; nutrisi ibu melahirkan saja. Asal punya ilmunya pasti akan terhindar dari "aliran sesat" ini. Untuk ibu-ibu yang karier pun masih bisa memberikan asi tanpa susu formula sama sekali. Buat yang ingin tahu lebih banyak soal ini, silakan hubungi saya. Dengan senang hati akan saya share ilmunya.netci@nusindo.co.id

Netci</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear para ibu,</p>
<p>sungguh suatu kebodohan terbesar apabila para ibu terbujuk untuk menggunakan susu formula dengan alasan asinya tidak keluar/sedikit. Dan sungguh tak punya hati orang-orang yang membujuk/mempengaruhi para ibu untuk menggunakan susu formula daripada asi. Karena itu akan mempengaruhi kehidupan si anak seumur hidupnya.<br />
Sesungguhnya keluar atau tidak keluarnya asi hanyalah masalah kepercayaan diri &amp; nutrisi ibu melahirkan saja. Asal punya ilmunya pasti akan terhindar dari &#8220;aliran sesat&#8221; ini. Untuk ibu-ibu yang karier pun masih bisa memberikan asi tanpa susu formula sama sekali. Buat yang ingin tahu lebih banyak soal ini, silakan hubungi saya. Dengan senang hati akan saya share <a href="mailto:ilmunya.netci@nusindo.co.id">ilmunya.netci@nusindo.co.id</a></p>
<p>Netci
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: thie-thie</title>
		<link>http://lita.inirumahku.com/parenting-nursery/lita/asi-vs-susu-formula-yang-tidak-etis/#comment-15554</link>
		<pubDate><br />
<b>Warning</b>:  mktime() expects parameter 4 to be long, string given in <b>/mounted-storage/home97c/sub001/sc50075-ECXN/inirumahku.com/lita/wp-includes/functions.php</b> on line <b>24</b><br />
Thu, 01 Jan 1970 00:00:00 +0000</pubDate>
		<guid>http://lita.inirumahku.com/parenting-nursery/lita/asi-vs-susu-formula-yang-tidak-etis/#comment-15554</guid>
					<description>Maaf nih kalo aku baru posting comment, telat banget yah. soalnya aku baru melahirkan dan lagi nge-browse cari susu formula bayi sebnarnya, eh ketemu blog ini.

Mau sedikit cerita. Pas aku melahirkan di sebuah RS di jakarta Selatan, aku ditanya sama susternya mau eksklusif apa nggak? terus aku bilang pinginnya eksklusif tapi belum keluar. dan di situ aku dapet support yang luar biasa dari rumah sakit. dari suster, dokter kandunganku, dokter anak, petugas katering, sampai OB-nya... kalau nggak masalah bayi baru lahir tidak diberi susu sampai 3 hari karena masih ada cadangan lemaknya. yang penting aku berusaha terus merangsang dengan dua jam sekali nyusuin anakku, walaupun gak keluar. dan alhamdulillan di malam hari kedua, asiku keluar.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Maaf nih kalo aku baru posting comment, telat banget yah. soalnya aku baru melahirkan dan lagi nge-browse cari susu formula bayi sebnarnya, eh ketemu blog ini.</p>
<p>Mau sedikit cerita. Pas aku melahirkan di sebuah RS di jakarta Selatan, aku ditanya sama susternya mau eksklusif apa nggak? terus aku bilang pinginnya eksklusif tapi belum keluar. dan di situ aku dapet support yang luar biasa dari rumah sakit. dari suster, dokter kandunganku, dokter anak, petugas katering, sampai OB-nya&#8230; kalau nggak masalah bayi baru lahir tidak diberi susu sampai 3 hari karena masih ada cadangan lemaknya. yang penting aku berusaha terus merangsang dengan dua jam sekali nyusuin anakku, walaupun gak keluar. dan alhamdulillan di malam hari kedua, asiku keluar.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: fajar</title>
		<link>http://lita.inirumahku.com/parenting-nursery/lita/asi-vs-susu-formula-yang-tidak-etis/#comment-14884</link>
		<pubDate><br />
<b>Warning</b>:  mktime() expects parameter 4 to be long, string given in <b>/mounted-storage/home97c/sub001/sc50075-ECXN/inirumahku.com/lita/wp-includes/functions.php</b> on line <b>24</b><br />
Thu, 01 Jan 1970 00:00:00 +0000</pubDate>
		<guid>http://lita.inirumahku.com/parenting-nursery/lita/asi-vs-susu-formula-yang-tidak-etis/#comment-14884</guid>
					<description>yah, para produsen emang pengen untung sih, mo gimana lagi. apalagi kalo rs nya ikit ikutan bantu, klop deh. harusnya pemerintah menegakan peraturan yang telah ada, dan menskors piha2 bandel. tapi, boro2 ibu melahirkan, pelanggaran yang paling dasar aja sering dibiarin aja tuh ama pemerintah. kayaknya emang bangsa kita ini harus ada kejadian dulu ya, bar bergerak.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yah, para produsen emang pengen untung sih, mo gimana lagi. apalagi kalo rs nya ikit ikutan bantu, klop deh. harusnya pemerintah menegakan peraturan yang telah ada, dan menskors piha2 bandel. tapi, boro2 ibu melahirkan, pelanggaran yang paling dasar aja sering dibiarin aja tuh ama pemerintah. kayaknya emang bangsa kita ini harus ada kejadian dulu ya, bar bergerak.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: pertiwi</title>
		<link>http://lita.inirumahku.com/parenting-nursery/lita/asi-vs-susu-formula-yang-tidak-etis/#comment-13885</link>
		<pubDate><br />
<b>Warning</b>:  mktime() expects parameter 4 to be long, string given in <b>/mounted-storage/home97c/sub001/sc50075-ECXN/inirumahku.com/lita/wp-includes/functions.php</b> on line <b>24</b><br />
Thu, 01 Jan 1970 00:00:00 +0000</pubDate>
		<guid>http://lita.inirumahku.com/parenting-nursery/lita/asi-vs-susu-formula-yang-tidak-etis/#comment-13885</guid>
					<description>Adu maaf mba saking semangatnya jadi salah ngetik, Terima kasih banyak mba lita</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Adu maaf mba saking semangatnya jadi salah ngetik, Terima kasih banyak mba lita
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: pertiwi</title>
		<link>http://lita.inirumahku.com/parenting-nursery/lita/asi-vs-susu-formula-yang-tidak-etis/#comment-13884</link>
		<pubDate><br />
<b>Warning</b>:  mktime() expects parameter 4 to be long, string given in <b>/mounted-storage/home97c/sub001/sc50075-ECXN/inirumahku.com/lita/wp-includes/functions.php</b> on line <b>24</b><br />
Thu, 01 Jan 1970 00:00:00 +0000</pubDate>
		<guid>http://lita.inirumahku.com/parenting-nursery/lita/asi-vs-susu-formula-yang-tidak-etis/#comment-13884</guid>
					<description>Hallo mba lita, seneng banget deh menemukan blog mba ini. saya baru jadi ibu 6 bulan. putri saya ASI eksklusif sampai 4 bulan karena kenaikan berat badannya mulai usia 2 bulan hanya 4 ons tiap bulan, maka DSAnya menganjurkan untuk ditambah mpasi, saat 4 bulan itu berat badannya 5,4kg. Setelah 6 bulan ini ternyata berat badannya hanya 6kg. jadilah DSAnya menganjurkan untuk diberikan susu formula. aduh... musnah harapan saya ingin memberinya ASI sampai 2 tahun. apalagi anak saya ini ternyata tidak suka dengan susu formulanya (baik disuapi maupun melalui dot mag-mag). BABnya jadi encer dan terus terang saya sudah kadung cinta dengan kepraktisan ASI,yang tanpa steril2lan. ekonomis, dan menambah ikatan kasih dengan anak. Sekarang saya lebih fokus memberi makanan padatnya. cuma saya mau tanya nih sebenarnya udah perlu banget belum sih susu formula, ASI saya cukup banyak, tetapi memang kurang berkualitas karena gizi makanan yang saya konsumsi agak kurang. saya jadi bingung nih mba... saya sih maunya ASI plus makanan padat aja, tapi mencukupi ga ya untuk anak saya, dan kalau memang harus dibantu susu formula bagaimana caranya biar anak saya mau...
teroma kasih banyak ya mba lita..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hallo mba lita, seneng banget deh menemukan blog mba ini. saya baru jadi ibu 6 bulan. putri saya ASI eksklusif sampai 4 bulan karena kenaikan berat badannya mulai usia 2 bulan hanya 4 ons tiap bulan, maka DSAnya menganjurkan untuk ditambah mpasi, saat 4 bulan itu berat badannya 5,4kg. Setelah 6 bulan ini ternyata berat badannya hanya 6kg. jadilah DSAnya menganjurkan untuk diberikan susu formula. aduh&#8230; musnah harapan saya ingin memberinya ASI sampai 2 tahun. apalagi anak saya ini ternyata tidak suka dengan susu formulanya (baik disuapi maupun melalui dot mag-mag). BABnya jadi encer dan terus terang saya sudah kadung cinta dengan kepraktisan ASI,yang tanpa steril2lan. ekonomis, dan menambah ikatan kasih dengan anak. Sekarang saya lebih fokus memberi makanan padatnya. cuma saya mau tanya nih sebenarnya udah perlu banget belum sih susu formula, ASI saya cukup banyak, tetapi memang kurang berkualitas karena gizi makanan yang saya konsumsi agak kurang. saya jadi bingung nih mba&#8230; saya sih maunya ASI plus makanan padat aja, tapi mencukupi ga ya untuk anak saya, dan kalau memang harus dibantu susu formula bagaimana caranya biar anak saya mau&#8230;<br />
teroma kasih banyak ya mba lita..
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Lita</title>
		<link>http://lita.inirumahku.com/parenting-nursery/lita/asi-vs-susu-formula-yang-tidak-etis/#comment-12634</link>
		<pubDate><br />
<b>Warning</b>:  mktime() expects parameter 4 to be long, string given in <b>/mounted-storage/home97c/sub001/sc50075-ECXN/inirumahku.com/lita/wp-includes/functions.php</b> on line <b>24</b><br />
Thu, 01 Jan 1970 00:00:00 +0000</pubDate>
		<guid>http://lita.inirumahku.com/parenting-nursery/lita/asi-vs-susu-formula-yang-tidak-etis/#comment-12634</guid>
					<description>&lt;strong&gt;@ Anti:&lt;/strong&gt;
Wah bagus juga idenya, mbak. Kampanye kolostrum. Kolostrum yang terkandung dalam ASI manusia dong, ya. Kalau bukan, judulnya jadi promosi suplemen hehehe...
Terimakasih. Mohon ditunggu, ya. Semoga sabar menunggunya :p

&lt;strong&gt;@ Ari:&lt;/strong&gt;
Bisa, mbak. Perlu ketabahan, kesabaran, dan kegigihan ekstra memang. Lebih sip lagi kalau dibantu suami atau keluarga lain yang bisa mendampingi saat mbak di RS :)
Di tulisan-tulisan saya yang lain sudah ada sharing serupa kok, tips untuk sukses ASI eksklusif sejak masih di RS/bidan sampai lulus 6 bulan :)
Selamat berjuang.

&lt;strong&gt;@ Mimi:&lt;/strong&gt;
Mbak, kalo MPASI mah buanyak yang lebih kampiun daripada saya hehehe...
Coba mbak Googling lagi pakai kata kunci 'MPASI' atau masuk ke Multiply.com dan cari pakai kata kunci yang sama.
Terimakasih sharingnya, yaaa...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><strong>@ Anti:</strong><br />
Wah bagus juga idenya, mbak. Kampanye kolostrum. Kolostrum yang terkandung dalam ASI manusia dong, ya. Kalau bukan, judulnya jadi promosi suplemen hehehe&#8230;<br />
Terimakasih. Mohon ditunggu, ya. Semoga sabar menunggunya :p</p>
<p><strong>@ Ari:</strong><br />
Bisa, mbak. Perlu ketabahan, kesabaran, dan kegigihan ekstra memang. Lebih sip lagi kalau dibantu suami atau keluarga lain yang bisa mendampingi saat mbak di RS <img src='http://lita.inirumahku.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Di tulisan-tulisan saya yang lain sudah ada sharing serupa kok, tips untuk sukses ASI eksklusif sejak masih di RS/bidan sampai lulus 6 bulan <img src='http://lita.inirumahku.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Selamat berjuang.</p>
<p><strong>@ Mimi:</strong><br />
Mbak, kalo MPASI mah buanyak yang lebih kampiun daripada saya hehehe&#8230;<br />
Coba mbak Googling lagi pakai kata kunci &#8216;MPASI&#8217; atau masuk ke Multiply.com dan cari pakai kata kunci yang sama.<br />
Terimakasih sharingnya, yaaa&#8230;
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
</channel>
</rss>
