Baru Tiga
Ayah menggunting lipatan kertas yang jika dibuka seperti orang-orang saling bergandengan tangan. 4 orang. Daud melihatnya sambil tersenyum senang. Lalu menggamit tangan bunda. Dan ayah.
Sejenak kemudian dilepasnya tangan kami. Lipatan kertas tadi dilipat sehingga yang terlihat hanya 3 orang. “Tiga. Ayah, aku, bunda!”, katanya.
*bunda menghela nafas* Iya, nak. Masih kurang satu di sini. Sabar, ya.


“Nice artikel, inspiring ditunggu artikel – artikel selanjutnya, sukses selalu, Tuhan memberkati anda, Trim’s
”