<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Bukan Salah Ibu Bekerja</title>
	<atom:link href="http://lita.inirumahku.com/personal/lita/bukan-salah-ibu-bekerja/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lita.inirumahku.com/personal/lita/bukan-salah-ibu-bekerja/</link>
	<description>Lita Mariana&#039;s Weblog about health, education, parenting, and life. MOTHERLY.</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Feb 2012 00:13:14 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: Lita</title>
		<link>http://lita.inirumahku.com/personal/lita/bukan-salah-ibu-bekerja/comment-page-2/#comment-55499</link>
		<dc:creator>Lita</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Jan 2012 14:05:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lita.inirumahku.com/personal/lita/bukan-salah-ibu-bekerja/#comment-55499</guid>
		<description>&lt;blockquate&gt;Kutipan : “Tak sedikit istri yang melangkah ke luar, lalu memutuskan untuk kembali ke rumah, menjadi ibu rumah tangga purna waktu setelah merasakan kerasnya dunia kerja ” hemmmm APA BETUL ???&lt;/blockquote&gt;
Begitu menurut para ibu yang mundur dari pekerjaannya.
Boleh tidak setuju. Pendapat tidak harus sama. Tapi keadaannya memang begitu, setuju atau tidak. 
Dan maaf, saya menulis ini 5 tahun yang lalu. Bisa jadi saat ini memang sudah tidak berlaku lagi.

Tanggapan untuk ini perlu tulisan tersendiri.
Saat ini harus menunggu dulu.
Terima kasih sudah berbaik hati meninggalkan komentar di blog ini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><blockquate>Kutipan : “Tak sedikit istri yang melangkah ke luar, lalu memutuskan untuk kembali ke rumah, menjadi ibu rumah tangga purna waktu setelah merasakan kerasnya dunia kerja ” hemmmm APA BETUL ???<br />
Begitu menurut para ibu yang mundur dari pekerjaannya.<br />
Boleh tidak setuju. Pendapat tidak harus sama. Tapi keadaannya memang begitu, setuju atau tidak.<br />
Dan maaf, saya menulis ini 5 tahun yang lalu. Bisa jadi saat ini memang sudah tidak berlaku lagi.</p>
<p>Tanggapan untuk ini perlu tulisan tersendiri.<br />
Saat ini harus menunggu dulu.<br />
Terima kasih sudah berbaik hati meninggalkan komentar di blog ini.</blockquate></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dezy 'Visual ART"</title>
		<link>http://lita.inirumahku.com/personal/lita/bukan-salah-ibu-bekerja/comment-page-2/#comment-54727</link>
		<dc:creator>Dezy 'Visual ART"</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Dec 2011 04:59:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lita.inirumahku.com/personal/lita/bukan-salah-ibu-bekerja/#comment-54727</guid>
		<description>Kutipan : &quot;Tak sedikit istri yang melangkah ke luar, lalu memutuskan untuk kembali ke rumah, menjadi ibu rumah tangga purna waktu setelah merasakan kerasnya dunia kerja &quot; hemmmm APA BETUL ???

Saya bekerja sejak lulus kuliah sdh 16 tahun saya bekerja, sebelum akhirnya memutuskan full time mother (baru 3 bln berjalan). Anak saya (berusia 2 th &amp; 4 th),

Selama ini saya merasa hebat bisa menjd super moms (istilah kerennya ibu yg bekerja) .... tp tahu tidak super moms bukanlah ibu yg bekerja .... tp full time mother tanpa asistent rt. saya merasakan ternyata jd ibu jauh lbh berat. 

Mau tahu kenapa : 
ibu bekerja ( 8 jam / hr. ada istirahat, ada sosialisasi, ada gaji, ada cuti, ada penghargaan)

ibu rmh tangga : 24 jam, 7 hari kerja. tanpa istirahat (berharap anak tidur teratur), tanpa gaji, tanpa sosialisasi, tanpa PENGHARGAAAN) 

Menghadapi Anak jauh lbh rumit dr klien yg paling menyebalkan sekalipun. Menyuapi sendiri anak yg susah makan jauh lbh susah dr bos yg galak.

Tadinya saya bangga sebagai ibu yg bekerja (super moms gituloh) dan menganggap ibu RT hanya ibu dgn pekerjaan yg gampang. Tp saat ini saya merasakan bagaimana berat dan mulianya ibu RT.

JD TAHU KAN KENAPA WANITA JAMAN SEKARANG LBH MEMILIH BEKERJA DI LUAR RUMAH, krn jauh lbh mudah.  SAYA sdh merasakan 16 tahun bekerja (tanpa stress) tp baru 3 bln saya Fulltime mothers saya sdh mengeluh .... BERAT BOOO tanpa ada jeda sama sekali ....

jd lebh berat lg krn saya mencoba trs berkarya dirumah .... disela2x tugas yg utama IBU RUMAH TANGGA.

PEKERJAAN PALIN MULIA DI DUNIA ADALAH IBU....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kutipan : &#8220;Tak sedikit istri yang melangkah ke luar, lalu memutuskan untuk kembali ke rumah, menjadi ibu rumah tangga purna waktu setelah merasakan kerasnya dunia kerja &#8221; hemmmm APA BETUL ???</p>
<p>Saya bekerja sejak lulus kuliah sdh 16 tahun saya bekerja, sebelum akhirnya memutuskan full time mother (baru 3 bln berjalan). Anak saya (berusia 2 th &amp; 4 th),</p>
<p>Selama ini saya merasa hebat bisa menjd super moms (istilah kerennya ibu yg bekerja) &#8230;. tp tahu tidak super moms bukanlah ibu yg bekerja &#8230;. tp full time mother tanpa asistent rt. saya merasakan ternyata jd ibu jauh lbh berat. </p>
<p>Mau tahu kenapa :<br />
ibu bekerja ( 8 jam / hr. ada istirahat, ada sosialisasi, ada gaji, ada cuti, ada penghargaan)</p>
<p>ibu rmh tangga : 24 jam, 7 hari kerja. tanpa istirahat (berharap anak tidur teratur), tanpa gaji, tanpa sosialisasi, tanpa PENGHARGAAAN) </p>
<p>Menghadapi Anak jauh lbh rumit dr klien yg paling menyebalkan sekalipun. Menyuapi sendiri anak yg susah makan jauh lbh susah dr bos yg galak.</p>
<p>Tadinya saya bangga sebagai ibu yg bekerja (super moms gituloh) dan menganggap ibu RT hanya ibu dgn pekerjaan yg gampang. Tp saat ini saya merasakan bagaimana berat dan mulianya ibu RT.</p>
<p>JD TAHU KAN KENAPA WANITA JAMAN SEKARANG LBH MEMILIH BEKERJA DI LUAR RUMAH, krn jauh lbh mudah.  SAYA sdh merasakan 16 tahun bekerja (tanpa stress) tp baru 3 bln saya Fulltime mothers saya sdh mengeluh &#8230;. BERAT BOOO tanpa ada jeda sama sekali &#8230;.</p>
<p>jd lebh berat lg krn saya mencoba trs berkarya dirumah &#8230;. disela2x tugas yg utama IBU RUMAH TANGGA.</p>
<p>PEKERJAAN PALIN MULIA DI DUNIA ADALAH IBU&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ratih</title>
		<link>http://lita.inirumahku.com/personal/lita/bukan-salah-ibu-bekerja/comment-page-2/#comment-41349</link>
		<dc:creator>ratih</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Aug 2011 23:04:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lita.inirumahku.com/personal/lita/bukan-salah-ibu-bekerja/#comment-41349</guid>
		<description>wkwkw. gak nemu juga mbak.
Working mom, fulltime mom, ibu menyusui, ibu tidak menyusui, ibu kandung, ibu tiri, ibu adopsi.. semua ibu yang menyayangi anak-anaknya. KALIAN HEBAT! --&gt; Ini yang penting</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wkwkw. gak nemu juga mbak.<br />
Working mom, fulltime mom, ibu menyusui, ibu tidak menyusui, ibu kandung, ibu tiri, ibu adopsi.. semua ibu yang menyayangi anak-anaknya. KALIAN HEBAT! &#8211;&gt; Ini yang penting</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ratih</title>
		<link>http://lita.inirumahku.com/personal/lita/bukan-salah-ibu-bekerja/comment-page-2/#comment-41345</link>
		<dc:creator>ratih</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Aug 2011 22:16:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lita.inirumahku.com/personal/lita/bukan-salah-ibu-bekerja/#comment-41345</guid>
		<description>Mbak, Pilihan jadi FTM ato WM itu dah otoritas ibu untuk memilihnya, please jangan saling ngejugde. 
aku pernah baca loh penelitian tumbuh kembang anak antara FTM ma WM. sedang kucari artikel aslinya. 
kurleb seperti ini bunyinya Tumbuh kembang anak FTM dan WM ternyata sama saja tapi lebih baik tumbuh kembang anak dimana ibu bekerja Part Time / bekerja di rumah. 
karena jadi FTM juga stress bgt palagi kalo awalnya kita bekerja n tiba2 berhenti :) --&gt; pengalaman ni. stress Ibu berpengaruh ke anak. Kalo ketemu ku share disini hasil penelitiannya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mbak, Pilihan jadi FTM ato WM itu dah otoritas ibu untuk memilihnya, please jangan saling ngejugde.<br />
aku pernah baca loh penelitian tumbuh kembang anak antara FTM ma WM. sedang kucari artikel aslinya.<br />
kurleb seperti ini bunyinya Tumbuh kembang anak FTM dan WM ternyata sama saja tapi lebih baik tumbuh kembang anak dimana ibu bekerja Part Time / bekerja di rumah.<br />
karena jadi FTM juga stress bgt palagi kalo awalnya kita bekerja n tiba2 berhenti <img src='http://lita.inirumahku.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  &#8211;&gt; pengalaman ni. stress Ibu berpengaruh ke anak. Kalo ketemu ku share disini hasil penelitiannya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: alnola</title>
		<link>http://lita.inirumahku.com/personal/lita/bukan-salah-ibu-bekerja/comment-page-2/#comment-28510</link>
		<dc:creator>alnola</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Oct 2010 14:41:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lita.inirumahku.com/personal/lita/bukan-salah-ibu-bekerja/#comment-28510</guid>
		<description>ijin share di fbku ya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ijin share di fbku ya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: meyrah</title>
		<link>http://lita.inirumahku.com/personal/lita/bukan-salah-ibu-bekerja/comment-page-2/#comment-28345</link>
		<dc:creator>meyrah</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Sep 2010 11:39:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lita.inirumahku.com/personal/lita/bukan-salah-ibu-bekerja/#comment-28345</guid>
		<description>bagaimana ibu bekerja boleh menjejaskan kualiti ibu?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bagaimana ibu bekerja boleh menjejaskan kualiti ibu?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ceuk Urang mah &#187; Blog Archive &#187; Dilemma of being a mom</title>
		<link>http://lita.inirumahku.com/personal/lita/bukan-salah-ibu-bekerja/comment-page-2/#comment-19148</link>
		<dc:creator>Ceuk Urang mah &#187; Blog Archive &#187; Dilemma of being a mom</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Sep 2008 00:53:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lita.inirumahku.com/personal/lita/bukan-salah-ibu-bekerja/#comment-19148</guid>
		<description>[...] Inspired by a very sharp post, I am also reconsidering my further plan: to go back to work or stay at home as a home maker. I have two commitments:&#160; to be a wife and a mother of three sons. [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Inspired by a very sharp post, I am also reconsidering my further plan: to go back to work or stay at home as a home maker. I have two commitments:&nbsp; to be a wife and a mother of three sons. [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

