Just A Mood Swing
Beberapa hari ini aku merasa ‘menderita’ akibat mood swing yang cukup parah. Belum jelas apa sebabnya (pastinya ngga seheboh yang dialami oleh teman mbak Fortuna). Kalau boleh menuduh, saya pilih hormon saja. Bukan apa-apa, sepertinya fungsi reproduksi tubuh ini mulai pulih ditandai dengan datangnya ‘tamu’.
Agak aneh memang, karena biasanya mood swing berkunjung sebelum si tamu say hello. Kali ini, hampir seminggu berlalu barulah aku uring-uringan. Jangan-jangan beneran aku tambah lemot, sampai tubuh ini bereaksi begini rupa. Heh!
Cukuplah remeh-temeh yang merepotkan suamiku dan Pipit. Duh, terharu aku… Makasih ya Pit!
Menulis memang tak hanya butuh niat, tapi juga ketikan pertama. Dan sekali dimulai, berkuranglah hambatan itu laksana koefisien gesek kinetis yang lebih kecil daripada koefisien gesek statis. *halah!*
Intinya, aku sedang berusaha memulihkan suasana hati. Supaya kualitas tulisan tak lagi tergantung mood. Terimakasih teman-teman! Doakan semoga tulisan yang lebih baik bisa diproduksi oleh tanganku ini.
p.s. thank’s for the ear at one night, Ndry


lagi kurang istirahat kali Ta? moga2 cepet balik lagi ke good mood
lita: hmm, rmungkin juga, Daud betah melek sampe malem beberapa hari ini