Kesan Media Briefing Pesta Blogger 2007
Kemarin sore Pesta Blogger 2007 resmi diumumkan ke publik lewat media briefing. Harusnya saya sudah sampai jam 15.30, tapi dasar emak rumahan kurang gaul jadwal arus lalu lintas, lupa kalau di Gatot Subroto ada pembangunan busway. Bukannya berangkat lebih awal dari biasanya, jadi sampai di sana terlambat dari yang diminta. Untung belum waktunya teman-teman dari media datang meliput.
Di sana sudah ada mas Budiputra, Enda (dan temannya, siapa ya namanya?), pak Ong, Hanny, Nancy, dan mbak Lita (keempatnya dari Maverick), dan empunya Anomali Coffee (yang cakep dan ramah). Tak lama kemudian datang Priyadi (ooooo… ini yang namanya Priyadi. Gumaman saya sama dengan beberapa orang lainnya, termasuk Enda wahahahaha… ), ndoro Wicaksono, lalu pak Wimar (yang datang bersama Satya dan rombongan Austin girls'nya hehehe), kemudian pak Nukman.
Terundang dan termasuk
Beberapa teman bertanya, "Kok bisa jadi panitia Pesta Blogger? Gimana caranya?". Caranya? Yang saya lakukan hanya membalas email undangan menghadiri meeting dari Maverick, menyatakan diri bersedia. Itu saja. Saya katakan mere luck, karena Hanny yang memperkenalkan saya ke pak Ong. Alhamdulillah, keberuntungan mengantarkan saya ke tengah-tengah komunitas ramah ini.
Menerima undangan menjadi panitia Pesta Blogger dari Maverick rasanya ingin loncat-loncat hepi (untungnya sedang duduk lesehan, jadi sulit untuk langsung loncat ketimbang sedang duduk di kursi). Apalagi ketika menelusur nama-nama blogger di bagian 'CC' di header email. Terlebih ketika berkumpul langsung dalam formasi hampir komplit seperti konferensi pers kemarin. Waduuuhhhh… senangnya!
Hanny, terimakasih ya sudah mengundang saya jadi panitia
Nyaman di tengah kehebatan
Senang sekali bisa berkumpul dengan orang-orang hebat ini. Dan yang lebih hebat, saya tidak merasa terintimidasi atau kehadiran saya terancam oleh mereka. Saya memang bukan tipe yang senang ada di tengah spotlight (beneran, saya pemalu dan grogi di tengah keramaian), tapi saya juga tidak suka merasa 'terpojok' karena merasa kurang berbaur. Hebat… saya merasa nyaman di tengah para 'pembesar' ini.
Teman saya Arie bilang (dan mungkin anda juga berpendapat sama) bahwa itu karena sebelumnya sudah sering 'bertatapan' lewat blog. Ah, tapi saya tidak merasakan kenyamanan yang sama di semua pertemuan dengan sesama blogger yang pernah saya hadiri. Tidak semuanya 'click' dan nyambung, mengalir dengan santai.
Mungkin saya saja yang GR, mungkin teman-teman di Anomali Cafe tidak memiliki pendapat yang sama terhadap saya. Tidak apa-apa, saya percaya intuisi saya cukup jujur. Saya merasa homey walaupun grogi dengan banyaknya kamera yang jeprat-jepret hihihi…
Label, can't get away from it
Pembesar tentu julukan dari saya saja, bagi blogger lain yang menjadi panitia dan sudah dikenal baik di blogosphere sebagai 'pakarnya' (dalam bidang apapun yang mereka jalani). Seperti media dan teman-teman yang melabel panitia Pesta Blogger 2007 sebagai 'blogger senior dan terkemuka' saja. Sesimpel itu.
Haduh, saya cuma bisa meringis baca press release dan berita liputannya. Bagaimana tidak, ditanya soal layout blog saja saya tidak mengerti. Apalagi CSS, widget, plugin dan lain-lainnya. Jangan pula sebut soal desain blog. Saya itu tahunya menulis. Yang jago mengatur itu suami saya, 'sang admin', kata Priyadi.
Senior? Banana Talk saja umurnya baru 2 tahun (err, setidaknya belum cukup tua untuk dikatakan 'senior' karena disebut bersama nama Enda dan Priyadi hihihihi). Ngomong-ngomong, 2 tahun-nya Banana Talk itu tanggal 17 September. Saya sampai lupa.
Terkemuka? Walah walah… Ong dan pak Nukman saja bengong waktu pertama kali lihat saya, seolah ingin bilang 'siapa ini?' hehehe… *peace, pak, peace* No no… saya tidak se-terkemuka yang saya harapkan dari label semacam itu.
Label 'senior dan terkemuka' seperti siap mengganduli saya ke mana-mana. Harus berbenah diri, nih. Belajar lagi (dan selalu) dengan lebih giat, supaya yang bertanya tidak terlalu kecewa. Maaf ya, mbak Lidya, saya tidak bisa jawab pertanyaan tentang Flickr di sidebar kemarin.
Merasakan diberi label tersebut, saya (mungkin) mengerti mengapa seseorang yang tampaknya kurang berkompeten kok bisa diberi julukan. Tak usah jauh-jauh ke pakar telematika, lha saya ini apa tidak salah label? Hihihihi…
Ah sudahlah, bukan saya bermaksud kurang bersyukur. Saya hanya gagap dan terlalu senang. Syok. Itu saja
Terimakasih semua pembaca, atas dukungannya. Saya sampai di sini karena anda. Ah, lagi-lagi hanya ini yang bisa saya katakan. Sungguh, suer, saya bersyukuuur sekali atas jalan baik ini.
Semoga kesenangan yang saya rasakan, dialami pula oleh teman-teman yang berkesempatan datang di Pesta Blogger 27 Oktober 2007 nanti.
Ini foto-foto yang bisa dilihat:
- Roomful of pagerank,
- Inirumahku (ya saya, yang waktu saya mintai ijin dari Satya untuk mengunduh, ditanggapi "Silakan, inifotomu" hahahahah… great sense of humor!),
- Set foto Pesta Blogger press conference di Flickr milik Satya.
- Album Hanny, juga di Flickr.



sama, kejebak macet di semanggi heheheheh. maklum orang daerah, gak tau mana jalan yang paling cepat buat ke situ.
waktu dateng kesannya “oooooo, ini toh yang namanya bu lita, oooo ini toh yang namanya enda, dst dst”